INTERVAL TRAINING: Pengertian, Manfaat, Tips dan Jenisnya

Adahobi, Interval Training – Seperti yang sudah kita tahu, bahwa olahraga merupakan salah satu cara yang harus dilakukan agar tubuh bisa tetap sehat, meskipun sudah lanjut usia, bukan hanya itu saja dengan berolahraga badan juga bisa terbentuk dengan bagus. Banyak sekali berbagai macam jenis olahraga dengan manfaat yang berbeda-beda, salah satunya adalah interval training.

Lalu apa yang dimaksud interval training, apa tujuan dan juga manfaat yang diperoleh? Langsung saja yuk simak pejelasannya di bawah ini!

Pengertian Interval Training

Apakah kalian pernah mendengar latihan interval training?

interval training adalah salah satu program yang bisa diterapkan dalam berbagai macam olahraga, atau bisa dibilang bahwa manfaat dari interval training melatih system aerobic dan juga anaerobic yang ada di dalam  tubuh. 

Program interval training ini disebut dengan gerakan yang dilakukan dengan intensitas cukup tinggi yang kemudian dilanjutkan dengan melakukan suatu gerakan dengan intensitas rendah atau dengan beristirahat.

Tentunya gerakan tersebut harus dilakukan secara bergiliran dengan waktu yang sudah di rencanakan dan di pasang sebelumnya.

Adapun hal yang perlu diingat adalah bahwa program ini tidak bisa dilakukan secara setiap hari, karena jika melakukan program tersebut secara terus menerus, maka tubuh tidak mempunyai waktu untuk memulihkan keadaan sehingga sangat tidak disarankan.

Adapun contoh dari melakukan program ini adalah pada saat kalian melakukan olahraga push-up selama kurang lebih 50 detik, maka anda bisa beristirahat selama 50 detik pula dan lakukan latihan tersebut secara berulang-ulang.

Manfaat Interval Training

medkomtek.com

Latihan interval training bertujuan untuk melatih daya tahan tubuh, sehingga sudah dipastikan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi tubuh untuk melakukan recovery atau pemulihan setelah melakukan berbagai macam olahraga yang berat.

Tetap, sebenarnya ada juga beberapa manfaat lainnya yang bisa didapatkan dari latihan interval training ini, manfaat tersebut diantaranya adalah sebagai berikut!

  1. Dengan melakukan latihan interval training, maka jantung bisa terlatih untuk memompa darah dan juga bisa membuat otot-otot lebih baik.
  2. Dengan melakukan latihan interval training, maka tubuh bisa berolahraga dengan daya tahan yang baik, meskipun jenis olahraga yang dilakukan termasuk kedalam jenis olahraga berat.
  3. Waktu yang digunakan untuk melakukan latihan juga cenderung lebih singkat, tapi manfaat yang diperoleh juga banyak.
  4. Dengan melakukan latihan interval training, maka kalori yang ada di dalam tubuh juga bisa terbakar.
  5. Dengan melakukan latihan interval training, maka sangat minim terjadinya resiko cedera pada saat berolahraga.
  6. Interval training bisa membuat tubuh menjadi lebih rileks setelah kita melakukan berbagai macam jenis olahraga.
  7. Interval training merupakan salah satu bentuk program yang tidak susah, dimana program ini bisa dilakukan tanpa menggunakan peralatan khusus, sehingga sangat mudah diterapkan.

Tips Interval Training

rumussoal.com

Pada penjelasan diatas kita sudah mengetahui tentang manfaat yang bisa diperoleh dalam melakukan program interval training.

Tapi, apakah kalian sudah paham bagaimana tips atau trik yang bisa diterapkan untuk melakukan latihan interval training? Jika belum, maka penjelasan di bawah ini bisa membantu anda untuk memahaminya!

1. Memilih Jenis Olahraga yang Disukai

Tentunya, agar latihan olahraga tidak cepat bosan, maka pastikan untuk memilih olahraga yang memang benar-benar disukai.

Karena dengan demikian, maka kalian juga bisa untuk menikmati proses latihan olahraga tersebut sesuai dengan urutan dan tentunya juga dengan mempertimbangkan durasi waktu yang sudah di tentukan ya!

2. Memberikan Nutrisi yang Cukup

Seperti yang sudah kita tahu, bahwa untuk melakukan program ini maka sangat disarankan bagi anda untuk mengisi perut terlebih dahulu.

Hal ini dikarenakan tubuh tidak akan bisa bekerja dengan maksimal apabila asupan nutrisi yang dibutuhkan tidak terpenuhi.

Maka dari itulah isi terlebih dahulu perut anda dengan makanan yang mempunyai protein dan juga karbohidrat, pilih jenis makanan yang bisa langsung dicerna dengan cepat agar otot bisa kuat dan juga tubuh bisa rileks.

3. Melakukan Latihan Dengan Santai

Apabila kalian melakukan interval training, maka lakukan latihan secara perlahan tetapi tetap pertahankan tingkat kestabilannya.

Jangan lupa bahwa latihan juga dilakukan dengan intensitas yang renda dan didampingi dengan waktu beristirahat yang cukup.

Hal yang terpenting adalah tetap menjaga pola makan dan juga tubuh yang harus diistirahatkan dengan cukup. Jadi, sudah siapkah kalian untuk  berlatih?

Jenis Interval Training

sehatq.com

Seperti yang sudah kita jelaskan sebelumnya, bahwa program latihan interval training ini bisa kita lakukan dengan berbagai macam jenis olahraga yang lainnya.

Tapi, untuk kali ini kita hanya akan membahas beberapa pengimplementasian program latihan interval dengan olahraga yang dilakukan bagi para pemula.

Apa saja jenis latihannya? Langsung saja yuk simak penjelasannya dibawah ini!

1. Bersepeda

Bersepeda merupakan salah satu jenis program interval training yang cukup mudah untuk dilakukan meskipun bagi para pemula, dimana bersepeda ini bisa digunakan untuk mempercepat detak jantung, hal ini dikarenakan dengan mengayuh sepeda maka daya tahan tubuh akan mengalami peningkatan berupa kecepatan yang maksimal.

Adapun cara yang dilakukan untuk olahraga ini juga sama halnya dengan bersepeda seperti biasanya, yakni dilakukan dengan posisi tubuh yang nyaman dan mengayuh secara perlahan selama kurang lebih 1 menit dengan istirahat selama 30 detik.

2. Burpee

Burpee merupakan salah satu jenis yang dilakukan dengan cara badan diposisikan untuk push-up yang dilakukan untuk menopang bagian tubuh. Hal tersebut dilakukan karena dengan push-up, maka daya tahan tubuh bisa meningkat.

Adapun cara yang bisa dilakukan untuk burpee adalah dengan berdiri dan kemudian berjongkok lalu meletakkan kedua tangan di atas lantai. Kemudian tendang kaki ke arah belakang seperti mirip dengan posisi push-up seperti biasanya.

Kemudian tetap jaga tangan agar bisa bertahan di lantai sebagai penopang tubuh, lalu turunkan dada untuk melakukan olahraga push-up, naikkan kembali dada dan tarik kaki kembali ke posisi semula. Selanjutnya berdirilah dan lakukan lompatan ke udara dengan tangan diarahkan di atas kepala.

Ulangi latihan tersebut sebanyak kurang lebih 15 kali agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Tapi untuk kalian seorang pemula, maka cukup lakukan latihan sebanyak 5 kali saja.

3. Cara Tabata

Cara Tabata merupakan salah satu jenis latihan interval yang dilakukan untuk meningkatkan intensitas dari energy.

Dimana cara melakukan latihan cara tabata adalah dengan berdiri dengan posisi kaki yang dilebarkan jika dibandingkan dengan bagian pinggulnya, kemudian posisi dada akan terangkat dan juga jongkok sampai paha.

Sejajarkan paha tersebut dengan lantai. Kemudian posisikan lengan agar terangkat ke arah depan, lakukan latihan tersebut secara berulang dengan waktu yang diperlukan adalah selama kurang lebih 20 detik dengan waktu istirahat kurang lebih selama 10 detik, lakukan latihan tersebut sebanyak delapan kali untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Penutup

Demikianlah penjelasan tentang program latihan interval, dimulai dari pembahasan mengenai pengertian, manfaat yang didapatkan, tips yang bisa diterapkan dan juga jenis-jenis latihan yang bisa dilakukan oleh para pemula.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan tentunya semoga pembahasan yang disajikan bisa dipahami dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

You May Also Like