Peraturan Pertandingan Pencak Silat yang Perlu Diketahui

Adahobi, Peraturan Pertandingan Pencak Silat – Terkenal sampai di negara luar, pencak silat termasuk ke dalam salah satu cabang olahraga khas Indonesia yang sangat populer.

Tujuan awal terbentuknya silat adalah untuk melindungi diri dari serangan orang jahat, namun kemudian berubah fungsi menjadi olahraga yang biasa dijadikan pertandingan.

Peraturan Pertandingan Pencak Silat yang Wajib Dipahami

Berikut ini adalah peraturan pertandingan pencak silat yang sering ditemui.

1. Ketentuan untuk Menetapkan Pemenang

Ketentuan untuk Menetapkan Pemenang Pencak Silat

Sebelum bertanding, pihak juri harus dipilih oleh mereka yang memang sudah memahami dengan jelas mengenai peraturan pertandingan pencak silat seperti bagaimana cara menentukan pemenang. Pada dasarnya, hal ini berkaitan dengan angka yang diperoleh oleh pesilat saat bertanding. Berikut adalah beberapa peraturan untuk menetapkan pertandingan silat:

  • Menang Teknik

Kondisi ini terjadi apabila pihak lawan sebelumnya menerima serangan yang cukup dahsyat dari pesilat hingga mereka terjatuh di atas tanah dan tidak mampu melanjutkan pertandingan tersebut sesuai dengan keputusan dokter. Terkadang, permintaan pelatih pun turut serta menjadi penentu dari kemenangan ini.

  • Menang Angka

Apabila seorang pesilat mampu memperoleh poin yang cukup banyak secara berturut-turut selama 3 babak pertandingan, maka juri akan menetapkan kemenangan pada pesilat tersebut. Sebab, mereka sudah mampu mengalahkan poin yang diterima oleh lawannya dengan lebih baik.

  • Menang Mutlak

Untuk memperoleh kemenangan mutlak, kondisi ini harus terjadi apabila pihak lawan jatuh secara sah setelah menerima serangan dan tidak bisa mengerahkan tenaga untuk bangkit. Apabila wasit sudah menghitung selama 10 detik dan pihak lawan tetap berada di dalam posisi tersebut, maka bisa dikatakan bahwa pesilat tersebut menerima kemenangan mutlak.

  • Menang karena Didiskualifikasi

Kondisi ini terjadi apabila pihak lawan mengerahkan strategi dan tindakan yang dilarang oleh peraturan permainan dan sudah diberikan peringatan oleh wasit sebanyak 3 kali. Sebab, hal tersebut termasuk ke dalam pelanggaran berat dan mampu mencederai pihak lawan. Akan tetapi, seseorang yang tidak mampu melanjutkan pertandingan juga bisa didiskualifikasi oleh pihak juri.

2. Peraturan Saat Bertanding

Peraturan Saat Bertanding Pencak Silat

Ketika bertanding, pesilat juga harus menaati peraturan yang sudah diberikan ketika ingin bertanding. Berikut ini adalah beberapa peraturan pertandingan pencak silat yang tidak boleh dilupakan saat bertanding dengan lawan:

  • Pertandingan Berlangsung Selama 3 Babak

Seperti yang sudah diketahui selama ini, pertandingan pencak silat pada umumnya berlangsung selama tiga babak. Durasi setiap babak tersebut umumnya berlangsung dalam waktu sekitar dua menit, hingga salah satu diantara pesilat menunjukkan tanda-tanda kekalahan. Sementara itu, waktu istirahat untuk setiap babak yaitu hanya sekitar satu menit saja.

  • Serangan Harus Sesuai

Saat bertanding, pesilat tidak boleh mengerahkan serangan dengan bebas dan tidak sesuai dengan peraturan yang sudah ada. Gerakan yang bisa dilakukan untuk menyerang lawan pun tidak terdiri atas gerakan yang mematikan sehingga pesilat masih tetap berada dalam kondisi yang aman.

Pola yang diarahkan untuk menyerang terdiri atas sikap awal atau pose kuda-kuda, pasangan, melangkah, lalu ditambah dengan gerakan koordinasi. Semua gerakan tersebut dilakukan dalam waktu yang teratur, lalu kembali lagi pada posisi yang semula.

  • Ketentuan Umum Lainnya

Ketika mengikuti pertandingan pencak silat, harus mematuhi ketentuan yang diberikan oleh wasit dan menghindari melakukan larangan yang tidak diperbolehkan untuk menyerang lawan. Pada dasarnya, jumlah wasit yang mengikuti pertandingan pencak silat hanya satu orang namun wasit tersebut akan dibantu oleh 5 orang juri untuk menetapkan poin dengan benar.

Baca juga :

3. Ketentuan untuk Menilai

Ketentuan untuk Menilai pencak silat

Peraturan pertandingan pencak silat yang selanjutnya berkaitan dengan ketentuan yang perlu dipatuhi dalam proses penilaian. Juri dan wasit tidak diperbolehkan untuk menilai secara sembarangan dan harus mengikuti peraturan yang ada, seperti:

  • Penilaian setiap babak hanya akan memperoleh poin sebesar 2 dan paling banyak hanya 5 poin
  • Pesilat yang melakukan serangan kaki pada pihak lawan dan masuk ke dalam sasaran akan meraih nilai sebesar 2
  • Pesilat yang mampu menjatuhkan lawan akan memperoleh poin 3
  • Pesilat yang bisa menangkis serangan dari pihak lawan dan berhasil maka akan mendapatkan poin 1
  • Pesilat yang mampu mengunci tubuh lawan akan mendapat poin yang cukup besar yakni 4

4. Ketentuan untuk Hukuman bagi Pesilat

Pesilat yang tidak mematuhi beberapa kaidah pertandingan silat akan mendapatkan sanksi yang cukup besar, seperti:

  • Nilainya dikurangi 5 jika tidak mendengarkan peringatan wasit sebanyak 1 kali
  • Poin yang diperoleh pesilat akan dikurangi sebanyak 10 poin apabila tidak menghiraukan peringatan wasit yang kedua kalinya
  • Tidak diperbolehkan untuk melanjutkan pertandingan hingga akhir karena mencederai pihak lawan hingga kondisinya buruk

5. Ketentuan Bagian Sasaran yang Diserang

Ketentuan Bagian Sasaran yang Diserang

Peraturan pertandingan pencak silat yang terakhir ini tidak boleh diabaikan begitu saja dan harus diingat terlebih bagi para atlet pencak silat. Pertandingan pencak silat hanya memperbolehkan beberapa bagian tubuh seperti dada, perut, punggung, pinggang kiri dan kanan untuk diserang.


Jadi itulah peraturan pertandingan pencak silat yang perlu untuk Anda ketahui dan kuasai khususnya yang sedang belajar menjadi atlet. Pertandingan pencak silat saat ini banyak di pentaskan baik skala regional, nasional maupun internasional dalam ajang sea games dan asian games. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like