AdaHobi, Perbedaan Cerpen dan Novel – Ketika membicarakan tentang karya sasta, ada begitu banyak jenis tulisan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari jurnalistik, hingga karya sastra prosa.

Prosa sendiri merupakan karya sasta yang isinya berupa tulisan naratif dan memiliki unsur-unsur cerita.

Prosa kemudian dibagi lagi menjadi beberapa macam, dan contoh yang paling banyak dikenal masyarakat adalah cerpen dan novel.

Tapi, tahukan kamu jika cerpen dan novel memiliki perbedaan yang sangat mencolok?

Ya, perbedaan cerpen dan novel bisa kamu lihat mulai dari penokohan, alur, latar, pewatakan, tema, penyampaian konflik hingga penggunaan kata-katanya.

Nah, untuk lebih jelasnya, yuk simak pengertian cerpen dan novel terlebih dahulu.

Pengertian Cerpen dan Novel

Untuk melihat apa saja perbedaan dari cerpen dan novel, kamu bisa memahami definisi dari kedua karya sastra prosa ini terlebih dahulu.

Cerpen

Perbedaan Cerpen dan Novel
abighifari.files.wordpress.com

Cerpen adalah suatu karya sastra berbentuk prosa dan memiliki sifat fiktif, yang mana di dalamnya terdapat isi yang menceritakan peristiwa yang dialami oleh tokoh secara ringkas.

Cerita yang disampaikan dalam cerpen disertai dengan berbagai macam konflik, kemudian disusul dengan berbagai macam penyelesaian atau solusi dari konflik yang tengah terjadi.

Cerpen atau cerita pendek umumnya memiliki kesan tunggal, yakni hanya fokus pada seorang tokoh saja.

Jumlah maksimal kata yang digunakan pada cerpen adalah 10.000. Dengan jumlah maksimal tersebut, di dalamnya sudah disertai puncak masalah dan penyelesaiannya.

Sehingga, cerita yang dihadirkan cenderung singkat, padat dan tidak bertele-tele atau langsung menuju pada konflik serta inti cerita.

Novel

Perbedaan Cerpen dan Novel

Novel adalah karya sastra berbentuk prosa naratif dengan alur cerita yang panjang dan relatif lebih rumit dari cerpen.

Karya sastra berbentuk naratif ini menggambarkan atau menceritakan kehidupan seorang tokoh dan orang-orang serta lingkungan di sekitarnya.

Selain penyertaan tokoh yang cukup banyak, novel juga menonjolkan sifat serta watak dari masing-masing tokoh yang ada dalam cerita tersebut.

Dalam sebuah novel, pembaca juga akan mendapati pesan tersembunyi, yang biasanya akan disampaikan pada bagian akhir atau pertengahan.

Perbedaan Cerpen dan Novel

Dari definisi kedua jenis prosa tersebut, mungkin kamu sudah mendapat gambaran apa saja perbedaan cerpen dan novel. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa perbedaan karya tulis cerpen dan novel.

1. Perbedaan Berdasarkan Alurnya

Perbedaan Cerpen dan Novel Berdasar Alur Cerita
prasacademy.com

Ciri pertama yang membedakan cerpen dan novel yakni alur cerita yang digunakan.

Cerpen memiliki alur cerita yang sederhana, singkat dan padat, oleh karena itu penyampaian cerita bisa lebih pendek.

Sementara novel memiliki alur cerita yang lebih panjang dan rumit, sehingga tokoh yang muncul pun menjadi lebih banyak, serta penyempaiannya menjadi lebih panjang.

Perbedaan alur cerita cerpen dan novel juga membuat titik klimaks yang muncul dari keduanya berbeda jauh.

2. Perbedaan Berdasarkan Penokohan

Perbedaan Cerpen dan Novel Berdasar Penokohan

Pada cerpen, tokoh yang ditonjolkan biasanya hanya satu. Sedangkan pada novel, ada beberapa tokoh yang akan muncul, meski tetap menonjolkan tokoh utama.

Jumlah tokoh yang digunakan pada cerpen dan novel juga sangat bergantung dari alur ceritanya. Tentu semakin rumit alur cerita yang dibawakan, akan semakin banyak pula tokoh yang bermunculan.

3. Perbedaan Berdasarkan Latarnya

Perbedaan Cerpen dan Novel Berdasar Latar

Perbedaan latar di sini meliputi latar tempat, waktu dan suasana. Di mana latar cerita yang digunakan pada sebuah cerpen biasanya sangat sempit dan terbatas. Bahkan, umumnya latar yang ada pada sebuah cerpen tidak lebih dari 10.

Sedangkan pada novel, ada begitu banyak latar dengan jangkauan geografis yang sangat luas. Latar suasana pun cenderung lebih kompleks dan berganti-ganti.

Baca juga: 7 Cerita Rakyat Bahasa Jawa Singkat yang Melegenda

4. Perbedaan Berdasarkan Tema

Perbedaan Cerpen dan Novel Berdasar Tema Cerita

Selain alur cerita, tema yang diangkat pada cerpen dan novel juga biasanya jauh berbeda.

Pada sebuah novel, tema yang diangkat umumnya berupa masalah-masalah yang relatif sederhana. Alur ceritanya pun akan lebih mudah ditebak oleh para pembaca.

Sementara pada novel, tema yang diangkat jauh lebih beragam, sehingga tak jarang alur ceritanya begitu rumit. Novel juga akan menyertakan lebih dari satu emosi, efek dan impresi.

Banyaknya tema yang bisa diangkat untuk sebuah novel juga membuat karya sastra ini dapat memancing rasa penasaran pembaca.

5. Perbedaan Berdasarkan Perwatakannya

Perbedaan Cerpen dan Novel Berdasar Perwatakan

Ciri lain dari sebuah cerpen adalah, penyampaian watak dibuat secara jelas, singkat dan terarah pada tokoh yang dimaksud.

Sedangkan pada novel, watak dari masing-masing tokoh akan diungkapkan secara perlahan.

Watak dan sifat tokoh juga tidak ditonjolkan secara gamblang, dan akan tampak sedekit demi sedikit dalam setiap sesi cerita.

Hal ini juga yang membuat novel lebih banyak diminati oleh kalangan orang dewasa, karena dengan membaca novel seseorang bisa melatih kemampuannya membaca karakter orang lain.

Sementara cerpen lebih banyak diminati anak-anak atau remaja, karena penyampaian watak yang singkat dan jelas.

6. Perbedaan Berdasarkan Konfliknya

Perbedaan Cerpen dan Novel Berdasarkan Konflik

Konflik yang diangkat pada cerpen biasanya hanya ada satu dengan satu titik klimaks. Sedangkan dalam novel, konflik yang dikeluarkan lebih kompleks dengan beberapa titik klimaks.

Lagi-lagi, perbedaan cerpen dan novel inilah yang nantinya akan mempengaruhi panjang pendeknya sebuah cerita.

Semakin kompleks permasalahan yang dimunculkan, maka penyelesaiannya pun akan semakin rumit dan membutuhkan alur yang lebih panjang.

7. Perbedaan Berdasarkan Penggunaan Kata-Kata

Perbedaan Cerpen dan Novel Berdasarkan Penggunaan Kata

Pemilihan kata atau diksi pada cerpen dan novel juga terlihat sangat berbeda.

Pada cerpen, pemilihan kata atau diksinya cenderung lebih sederhana, sehingga sangat mudah dipahami oleh pembaca.

Sementara penggunaan kata-kata pada novel relatif lebih sulit dipahami. Sehingga untuk mengerti alur dan inti cerita pada novel, pembaca harus memiliki konsentrasi tinggi.

Bahkan, tidak sedikit novel yang harus dibaca berulang kali hanya untuk memahami alur dari cerita yang disampaikan.

Biasanya jenis novel terjemahan juga menggunakan diksi yang jauh lebih sulit untuk dipahami.

8. Perbedaan Berdasarkan Jumlah Katanya

Perbedaan Cerpen dan Novel Berdasarkan Jumlah Kata

Seperti yang telah disebutkan di atas, jika cerpen memiliki jumlah kata yang jauh lebih sedikit dibanding novel.

Untuk satu karya sastra berbentuk novel, jumlah kata yang digunakan tidak lebih dari 10.000 kata.

Sementara pada novel, jumlah kata yang digunakan bisa lebih dari 35.000 kata. Jadi, biasanya cerpen hanya dibuat dalam satu atau dua lembar saja.

Sedangkan novel bisa mencapai 100 lembar, dan biasanya dibuat dalam bentuk buku.


Itu dia beberapa perbedaan cerpen dan novel. Tentu masing-masing karya sastra tersebut memiliki kelebihan dan peminat sendiri.

Seperti cerpen yang memiliki alur cerita dan penggunaan kata-kata yang lebih ringan, sehingga banyak disukai anak-anak hingga remaja.

Sementara novel dengan alur cerita yang begitu panjang dan kompleks selalu menghadirkan konflik yang cukup banyak, perwatakan dari masing-masing tokoh pun tidak disampaikan secara jelas, serta penggunaan kata-kata yang lebih berbobot, sehingga jenis karya sastra ini lebih banyak diminati oleh orang dewasa.

Bagaimana dengan kamu sendiri, apakah lebih tertarik dengan cerpen atau novel?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like