Tari Randai Minangkabau: Sejarah, Makna dan Keunikannya

Adahobi, Selain tari payung, tari randai juga berasal dari Minangkabau provinsi Sumatera Barat. Tari ini termasuk jenis tari gabungan antara seni tutur dan silat.

Randai merupakan wadah yang berfungsi sebagai penyampai kabar atau cerita melalui syair yang di wujudkan dalam seni tari dan bersumber dari gerakan Silat Minangkabau.

Lalu seperti apa tari randai itu? Simak penjelasan mengenai sejarah, fungsi, makna hingga pola lantai tari randai di bawah ini.

Sejarah Tari Randai

sejarah tari randai
beritasatu.com

Randai merupakan kesenian asli Minangkabar yang dimainkan oleh beberapa orang atau beberapa regu. Kesenian ini hingga sekarang masih belum diketahui siapa penciptanya dan kapan diciptakan.

Pada awalnya, randai merupakan permainan yang dimainkan di halam rumah menjelang tidur.

Kesenian ini menjadi sebuah media yang berfungsi untuk menyampaikan sastra atau cerita rakyat melalui syair dan tarian yang bersumber dari gerakan silat.

Namun sekarang, kesenian ini menjadi sebuah pertunjukan yang dimainkan dalam berbagai acara, seperti pesta rakyat, pernikahan sampai perayaan hari raya.

Pada saat penjajahan Jepang tahun 1942 hingga 1945, kesenian ini mengalami kemunduran. Namun setelah kemerdekaan, kesenian ini kembali di gemari oleh masyarat.

Sayangnya, pada masa order baru, kesenian randai sangat terpuruk, sehingga membuatnya hampir tenggelam dan hilang.

Namun sekarang kesenian ini sudah bangkit kembali karena ada banyak seniman yang melestarikan tari randai.

Baca juga : Tari Piring, Warisan Kesenian Budaya Khas Minangkabau

Makna, Fungsi dan Keunikan Tari Randai

makna tari randai
wikimedia.org

Kesenian randai sebenarnya lebih cocok di sebut sebagai permainan atau pertunjukan rakyat dari pada disebut dengan tari randai.

Hal tersebut dikarenkan randai terdiri dari beberapa cabang kesenian, seperti drama, sastra, tari, cerita rakyat hingga pencak silat.

Kesenian ini biasanya ditampilkan dalam acara-acara peting, misalnya upacara adat, pernikahan, khitanan hingga aqiqahan.

Ragam Gerakan Tari Randai

gerakan tari randai
seringjalan.com

Tari randai memiliki banyak variasi gerakan. Total setidaknya terdapat 11 gerakan utama dalam tarian ini. Berikut diantaranya.

1. Gerakan Jatuh Bangun

Gerakan ini digunakan pada saat langkah injak baro. Setelah menjatuhkan tubuh, penari akan bangun lagi dengan tempo cepat.

2. Gerakan Vibrasi

Vibrasi atau bergetar merupakan gerakan yang memanfaatkan semua bagian tubuh.

Gerakan ini biasanya digunakan pada saat penyusunan gerak tupai bugalui ataupun balah karambia.

3. Gerakan Berputar

Gerak berputar dilakukan oleh seluruh tubuh ke kanan dan ke kiri. Level kecepatan putaran tergatung dengan tempo atau ritme musik.

4. Gerakan Mengayun

Penari mengayukan tangan dan diikuti seluruh tubuh seolah dirinya sedang menimang-nimang bayi.

Gerakan ini jika berulang akan menjadi pola gerakan bandul jam.

5. Gerakan Patah-patah

Gerakan patah patah staccato berfungsi membuat karakter yang kuat, tajam dan dinamis.

6. Gerakan Tegang Kendor

Gerakan ini berfungsi sebagai penyambung beberapa fase gerak. Gerakannya harus bisa dikontrol oleh penari agar tidak terjadi miss.

7. Gerakan Lokomotor

Gerakan ini sebagai simbol gerakan menyerang dan menangkin yang khas pencak silat Minangkabau. Gerakan ini berfokus pada kecepatan tinggi.

8. Gerakan Mengalir

Gerakan ini sebagai simbol emosi yang stabil dan tidak meluap-luap.

Sehingga gerakannya akan terlihat mengalir begitu saja, tanpa adanya awalan atau bentuk akhir, yang terlihat hanya kontinuitas yang menonjol.

9. Gerakan Menahan

Gerak menahan dilakukan pada saat melompat di udara, kemudian penari berusaha untuk tetap bertahan di udara.

10. Gerakan Membumi

Untuk melakukan gerakan ini, posisi kaki harus dalam keadaan kuda kuda. Sehingg posisi badan akan sedikit lebih rendah mengikuti gravitasi bumi.

Gerakan ini dapat memberikan kesan emosi nan dramatis dalam tarian randai.

11. Gerakan Melayang

Gerakan ini bertujuan untuk mengakhiri gerakan membumi. Gerakannya bisa seperti melompat atau yang lainnya.

Pola Lantai Tari Randai

pola lantai tari randai
minangku.com

Jika dibanding dengan pola lantai dari tari tradisional lainnya yang memiliki rata-rata 2 sampai 2 pola lantai, tari randai hanya memiliki 1 pola lantai, yakni lingkaran.

Memang terdapat beberapa gerakan maju-mundur, namun hal tersebut hanya merubah ukuran lingkaran saja.

Lingkaran disini melambangkan kebersamaan dan kekompokan, sehingga antara 1 penari dengan penari lainnya tidak memiliki batasan apapun.

Iringan Musik Tari Randai

iringan musik tari
pinterest.com

Musik merupakan bagian yang penting dalam kesenian randai. Musik membantu penari dalam menyelaraskan tempo dan gerakan penari 1 dengan yang lain.

Alat musik yang digunakan dalam mengiringi tari randai berupa gendang, talempong, saluang dan tak ketinggalan juga papuik saruni.

Busana dan Properti Tari Randai

properti tari randai
seringjalan.com

Untuk membuat kesenian ini lebih meriah dan berseragam maka dibutuhkan yang namanya kostum dan properti.

Lalu, kostum dan properti seperti apa yang digunakan? Simak ulasan di bawah ini.

1. Celana Galembong

Untuk celana, penari randai menggunakan celana Galembong. Galembong atau Galambuk adalah celana khas yang digunakan oleh penari randai laki-laki.

Model celana ini lebih longgar yang membuatnya nyaman digunakan saak pentas.

2. Pakaian Gunting Cino

Gunting cino merupakan busana yang umum dikenakan penari randai laki-laki.

Baju ini memiliki model yang mirip dengan baju muslim koko, tetapi tidak memiliki kerah dan saku dengan model lengan panjang dan agak longgar.

3. Cawek songket

Cawek songket merupakan kain seperti selendang yang dipakai diluar celana penari laki-laki dengan batas sampai lutut saja.

kostum ini memiliki makna bahwa laki-laki harus pandai dalam melaksanakan perannya sebagai pemimpin.

4. Busana Anak Daro

Baju anak daro adalah baju adat perempuan Minangkabau yang biasanya digunakan dalam kesenian tari.

5. Kain Kodek

Kain kodek merupakan bawahan baju anak daro. Cara memakainya pun cukup mudah, seperti cara memakai sarung.

Bahan yang digunakan untuk membuat kodek biasanya menggunakan kain songket atau menggunakan bahan yang sama dengan baju anak daro.

6. Sandang

Sandang merupakan kain berwarna merah yang diikatkan pada pinggang penari laki-laki.

Sandang memiliki filosofi yang bermakna bahwa laki-laki Minangkabau harus tunduk terhadap hukum adat yang berlaku.

7. Deta

Deta atau juga dikenal dengan destar adalah penutup kepala khas kesenian randai yang dibuat menggunakan kain berbentuk persegi yang dilipat. Deta biasa digunakan oleh penari laki-laki.

8. Suntiang

Suntiang adalah mahkota yang biasa dikenakan oleh penari perempuan. Suntiang biasanya menggunakan warna emas ataupun perak.


Demiakan pembahasan mengenai sejarah, filosofi, gerakan hingga pola lantai tari randai.

Semoga akan ada lebih banyak lagi orang yang perduli terhadap kesenian Indonesia, khususnya daerah Minangkabau.

Dengan kita menjaga dan melestarikan kesenian, maka generasi yang akan datang dapat menikmati juga warisan budaya yang kaya ini. Terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like