17+ Macam Teknik Fotografi untuk Pemula Hingga Profesional

AdaHobi, Teknik Fotografi – Kegiatan fotografi memang tidak dapat dipisahkan dari gaya hidup orang modern masa kini.

Untuk bisa mendapatkan hasil foto dengan kualitas yang baik, Anda harus mengetahui apa saja teknik fotografi dan cara mengimplementasikannya.

Kali ini kita akan membahas tentang apa itu fotografi beserta teknik-teknik fotografi untuk pemula hingga profesional.

Pengertian Fotografi

Teknik Fotografi

Jika dilihat dari sejarahnya, istilah fotografi berasal dari dua kata yakni “photos” berarti cahaya dan “grafo” diartikan sebagai melukis.

Bisa disimpulkan pengertian dari fotografi adalah upaya mengambil gambar atau objek dengan alat khusus yang bisa menangkap pencahayaan.

Untuk kegiatan fotografi, alat yang populer digunakan adalah kamera. Untuk dapat menghasilkan gambar yang bagus serta menarik, dibutuhkan teknik-teknik yang tepat pada saat pengambilan gambar.

Selain dilakukan dengan tujuan untuk dokumentasi, fotografi juga bagian dari seni.

Beberapa ahli mengatakan bahwa kegiatan fotografi termasuk dalam golongan seni kreatif.

Sebab dalam prosesnya, fotografer  juga melibatkan kreatifitas, imajinasi, observasi dan juga komunikasi.

Sejarah Fotografi

Teknik Fotografi

Meskipun akrab dengan kehidupan orang modern, ternyata teknik fotografi sudah dikenal sejak zaman dahulu kala.

Lebih tepatnya pada abad ke-3 sebelum Masehi dimana ilmuwan mulai melakukan penelitian terhadap alat yang peka terhadap cahaya.

Bisa dikatakan ilmuwan yang menekuni bidang ini yakni Aristoteles dan satu lagi ilmuan dari negeri Arab bernama Ibnu Al Haitham.

Perkembangan selanjutnya, kamera obscura buatan ilmuwan Italia mulai dikenal pada tahun 1558. Bentuk kamera ini didesain portabel pada sebuah kotak menyerupai tenda.

Cara kerjanya yakni kotak tersebut akan membantu menangkap bayangan gambar di luar tenda dan mencetaknya dalam selembar kertas.

Inovasi dan penelitian tentang fotografi terus berlanjut dari waktu ke waktu.

Pada tanggal 19 Agustus 1839, seorang pelukis bernama Louis Jacques Mande Daguerre berhasil menciptakan gambar permanen pertama diatas sebuah pelat tembaga perak.

Teknik Pengambilan Gambar Dalam Fotografi

Selain metode-metode yang telah diulas di atas, teknik pengambilan gambar juga berpengaruh terhadap hasil akhir foto.

Teknik pengambilan gambar merupakan teknik fotografi sederhana yang bertujuan untuk memilih luas area yang diambil oleh frame foto.

Untuk melakukan teknik pengambilan gambar yang baik, Anda dapat menggunakan beberapa cara seperti berikut ini:

  • Extreme Long Shot

Teknik Fotografi
unsplash.com

Pernahkah Anda melihat objek yang asline besar namun di foto justru terkesan lebih kecil? Jika demikian, Anda sedang melihat teknik pengambilan gambar dengan metode extrem long shot.

Untuk menggunakan metode extreme long shot ini biasanya para fotografer membutuhkan jenis lensa wide.

Dalam prakteknya, kamera ini akan diatur posisinya hingga jauh dari objek foto. Tujuannya adalah agar objek tersebut posisinya terlihat kecil dibandingkan dengan kondisi sekelilingnya.

  • Long Shot

Teknik Fotografi

Teknik fotografi long shot ini bisa dikatakan kebalikan dari teknik extreme long shot. Dimana dengan teknik long shot justru area frame yang lebar diatur untuk sudut pengambilan gambar.

Simpelnya, memotret dengan teknik long shot yakni mengambil gambar yang cukup besar. namun masih tetap menyisakan ruang.

Hal tersebut dimaksudkan agar background dari objek tetap ikut tertangkap oleh kamera.

  • Medium Long Shot

Teknik Fotografi
studiobinder.com

Metode pengambilan gambar dengan teknik medium long shot dilakukan dengan mengambil gambar menggunakan frame area yang sempit. Jadi, fotografer akan memotret objek secara sebagian saja.

Misalnya apabila memotret objek manusia dengan menggunakan teknik tersebut. Maka gambar yang diambil adalah dari lutut ke atas kepala. Namun dengan catatan masih tetap menyisakan sedikit ruang kosong tepat di atas kepala.

  • Close Up

Teknik Fotografi
forbes.com

Teknik pengambilan gambar dengan metode close up dilakukan dengan tujuan untuk menampilkan objek secara detail.

Pada manusia contohnya, ketika mengambil foto close up. Maka objeknya akan dipotret dalam posisi dari bahu hingga kepala saja sehingga ekspresi wajah dan detail wajahnya akan terlihat jelas.

  • Big Close Up

Teknik Fotografi
kelasfotografer.files.wordpress.com

Seperti namanya, big close up merupakan metode pengambilan objek gambar yang dilakukan dengan jarak yang sangat dekat.

Misalnya ketika mengambil potret dengan objek manusia, maka yang diambil hanyalah bagian wajahnya saja.

Tujuannya adalah untuk menampilkan objek secara jelas dan terperinci. Sehingga kamera dapat menangkap  setiap detail wajah serta ekspresi objek dengan lebih jelas.

  • Extreme Close Up

Teknik Fotografi

Teknik extreme close up dilakukan dengan memotret secara fokus pada satu titik tertentu.

Ketika memotret manusia, cakupannya hanya pada bagian tubuh tertentu saja. Misalnya hanya fokus pada bagian bibir, hidung, mata dan lain sebagainya.

Teknik Dasar Fotografi Untuk Pemula

Teknik Fotografi

Semua orang bisa memotret, namun tidak semua orang bisa menghasilkan foto yang cantik.

Hal itu mungkin bukan karena kameranya yang kurang bagus, tetapi karena orang tersebut kurang memahami tentang teknik fotografi.

Menghasilkan foto yang baik sebenarnya mudah, bahkan bisa menggunakan alat yang sederhana seperti smartphone misalnya.

Teknik fotografi dengan hp sekarang ini juga hasilnya tidak kalah bagus. Apalagi mengingat kebanyakan smartphone juga sudah dilengkapi dengan kamera berkualitas baik.

Agar bisa mendapatkan hasil foto yang bagus, tentu saja Anda perlu menguasai teknik fotografi dasar terlebih dahulu.

Berikut ini beberapa tahapan yang bisa dipelajari untuk pemula:

1. Mengenali Kamera Beserta Fungsinya

Kamera yang bagus memang salah satu tolak ukur untuk mendapatkan foto yang baik. Namun, apabila tidak mengerti fungsi dan kegunaan dari alat tersebut. Tentunya mustahil untuk mendapatkan hasil yang maksimal, bukan?

Oleh karena itu, sebelum membeli atau menggunakan kamera, pastikan mengetahui fungsi, kelebihan serta prinsip kerja dari alat tersebut. Tentu saja tujuannya agar fitur-fiturnya dapat dimanfaatkan dengan optimal.

2. Belajar Komposisi Fotografi

Fotografer pemula juga perlu mengetahui tentang komposisi fotografi. Komposisi dalam hal ini adalah bagaimana fotografer mengatur letak objek, jarak pandang, pencahayaan dan lain sebagainya.

Tujuannya yaitu untuk menghasilkan gambar menarik karena diambil dari sudut pandang yang tepat.

3. Mengetahui Jenis-Jenis Fotografi

Ketika memutuskan untuk masuk ke dunia fotografi, Anda mungkin akan dikenalkan dengan berbagai genre atau jenis foto.

Jenis genre yang biasa terdapat pada dunia fotografi contohnya, teknik fotografi landskap, teknik fotografi makanan, modeling, street photography dan lain sebagainya.

Untuk lebih jelasnya, simak ulasan tentang jenis-jenis genre dalam fotografi berikut ini :

  • Landscape photography adalah kegiatan fotografi yang lebih berfokus untuk mendokumentasikan keindahan alam. Jadi, sasaran utamanya adalah objek-objek yang ada di alam bebas.
  • Modeling sering disebut juga sebagai fashion photography. Genre yang satu ini lebih berfokus untuk memotret orang dengan pakaian yang menarik.
  • Street photography biasanya berfokus pada pemandangan jalanan atau keadaan disekitar kita.
  • Macro photography merupakan kegiatan memotret yang berfokus untuk mengabadikan detail tentang benda-benda kecil.
  • Wild photography yaitu fotografi yang berfokus untuk mengabadikan kehidupan hewan-hewan liar.
  • Food photography yaitu teknik memotret makanan agar terlihat menarik. Biasanya ini digunakan untuk teknik fotografi produk  untuk kepentingan iklan dan lain sebagainya.

4. Menciptakan Fotografi

Pada tahap ini, seorang fotografer pemula akan mengenal dengan detail tentang teknik fotografi.

Di tahap ini seorang fotografer akan ditantang bagaimana untuk memecahkan masalah sehingga nantinya dapat menghasilkan foto yang menarik dan estetik.

Hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat proses fotografi antara lain adalah :

  • Mengetahui teknik memegang kamera, menentukan fokus, serta bagaimana teknik menekan shutter.
  • Fotografer juga perlu menentukan objek yang akan dipotret, memilih tema, serta mencari lokasi pemotretan.

Teknik lighting fotografi juga perlu diperhatikan. Hal ini karena pencahayaan sangat penting bagi hasil akhir foto Anda. Teknik pencahayaan fotografi indoor tentunya berbeda dengan outdoor.

5. Editing

Langkah terakhir dalam fotografi yaitu melakukan editing. Proses editing dilakukan untuk menyesuaikan gambar sesuai keinginan ataupun kebutuhan.

Editing ini dilakukan dengan cara menaikkan kontras, memperhalus gambar, warna, dan lain sebagainya.

Teknik Fotografi Profesional

Setelah membahas mengenai teknik-teknik dasar yang perlu dipelajari oleh pemula. Kita juga akan membahas tentang teknik fotografi profesional.

Dengan mengetahui teknik-teknik ini, seorang fotografer dapat mengeksplorasi lebih jauh kemampuan mereka dalam dunia potret memotret.

Apa saja kira-kira teknik yang sering digunakan oleh fotografer profesional?

  • Macro

Teknik Fotografi
saveseva.com

Khusus untuk Anda yang ingin mengambil foto jarak objek yang dekat dan terlihat fokus, gunakan teknik yang satu ini.

Contohnya, bila Anda ingin memotret kupu-kupu yang sedang hinggap pada sekuntum bunga. Agar hewan tersebut terlihat besar dan fokus, maka Anda dapat menggunakan teknik macro.

  • Teknik Zooming

Teknik Fotografi
diykamera.com

Untuk membuat objek utama terlihat lebih jelas kemudian latar belakangnya terlihat kabur, maka seorang fotografer perlu mengetahui teknik fotografi zooming.

Dengan teknik zooming, maka gambar utama akan terlihat mencolok dan lebih tegas. Untuk dapat menggunakan metode ini, Anda membutuhkan kecepatan rana kurang dari 1/30 detik.

  • High Dynamic Range (HDR)

Teknik Fotografi

Teknik HDR biasanya dimanfaatkan oleh seorang fotografer profesional untuk menghasilkan gambar berkualitas meskipun dengan pencahayaan terbatas.

Cara yang bisa dilakukan yakni memotret beberapa kali objek foto dengan tingkat pencahayaan yang berbeda.

Kemudian setelah itu baru menggabungkannya agar dapat menghasilkan foto dengan jangkauan tone yang lebih luas.

  • High Speed

Teknik Fotografi

Untuk menghasilkan gambar dengan teknik ini, Anda membutuhkan kamera dengan pencahayaan yang terang, ISO yang dapat diatur, serta lensa dengan aperture yang lebar.

Karena dengan teknik high speed ini, fotografer dituntut untuk membidik momen yang tepat dalam tempo secepat mungkin.

Salah satu tujuannya yakni menghasilkan gambar yang tajam tanpa blur yang mengganggu.

  • Soft Focus

Teknik Fotografi
ehabphotography.com

Metode soft focus sering digunakan, terutama untuk fotografi model fashion atau pernikahan.

Jadi, dengan teknik soft focus, nantinya foto yang dihasilkan akan terlihat sedikit buram, namun garis tepinya tetap tajam.

  • Infrared

Teknik Fotografi

Teknik infrared dilakukan dengan tujuan untuk menangkap cahaya yang tidak terlihat, sehingga sering disebut juga sebagai spektrum warna infrared.

  • Fish Eye

Teknik Fotografi

Dengan teknik ini, fotografer akan menghasilkan gambar dengan perspektif yang berbeda.

Teknik fish eye dilakukan dengan cara mengambil angle dengan jangkauan yang lebar sehingga akan memberikan warna yang berbeda pada foto yang dihasilkan.

  • Levitasi

Teknik Fotografi
redaksi.pens.ac.id

Teknik levitasi digunakan untuk membuat objek foto terlihat melayang. Untuk melakukan teknik ini, fotografer dapat melakukan dengan cara manual ataupun dengan melakukan editing.

  • Siluet

Teknik Fotografi
digital-photography-school.com

Secara bahasa, siluet diartikan sebagai bayangan. Oleh karenanya, foto siluet juga merupakan foto yang objeknya hanya berupa bayangan saja.

Aturan untuk menggunakan teknik fotografi siluet, fotografer harus memastikan objek benar-benar ditangkap kamera dalam keadaan hitam.

Jadi, tidak ada cahaya yang menerobos masuk karena cahaya total diterangi dari belakang.

Siluet didapatkan dari foto dengan fokus utama terlihat gelap, namun memiliki latar belakang yang terang.

Teknik siluet ini dapat dilakukan jika kondisi pencahayaannya tepat dan juga latar belakang yang mendukung.

  • Light Painting

Teknik Fotografi
jeffreykimphotography.blogspot.com

Teknik light painting dilakukan dengan cara merekam jejak cahaya. Kemudian jejak cahaya tersebut nantinya dapat diatur sedemikian rupa sehingga dapat dibentuk sesuai kreativitas.

  • Teknik Panning

Teknik Fotografi
kelasfotografi.files.wordpress.com

Teknik fotografi panning adalah teknik yang digunakan dengan tujuan untuk membuat gambar bergerak agar terlihat tajam. Atau bisa jadi teknik yang bisa membuat sebuah gambar diam menjadi terlihat kabur.

Untuk membuat teknik panning ini, fotografer harus membidik objek dengan speed rendah. Kemudian mengikuti pergerakan ketika objek tersebut akan dibidik.


Demikian beberapa teknik fotografi yang perlu diketahui jika Anda ingin menjadi seorang fotografer profesional.

Baik teknik fotografi smartphone ataupun menggunakan jenis kamera lainnya sebenarnya hampir sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *