17+ Daftar Tari Betawi yang Wajib Dilestarikan

AdaHobi, Tari Betawi – Sesuai dengan namanya bahwa tari betawi berasal dari daerah suku Betawi di Ibukota Jakarta. Tarian tradisional ini cukup terkenal di berbagai elemen kalangan masyarakat Indonesia maupun luar negeri.

Beberapa hal yang sering diingat dari tari tradisional betawi ini seperti tari topeng, ondel-ondel dan lainnya. Namun seiring berjalan berkembangnya zaman, tarian ini sedikit demi sedikit tergeser dengan masuknya tarian modern dan budaya luar.

Sehingga sedikit atau banyak, berdampak akan adanya tari tradisional nusantara ini. Maka dari itu diperlukannya peran dari pemerintah dan masyarakat untuk turut mempertahankan dan melestarikan tari betawi.

Kumpulan Tari Betawi yang Wajib Dilestarikan

Untuk melestarikan tari betawi, kita mesti mengetahui apa saja tari betawi yang ada karena ada banyak macamnya.

Secara umum Tari Betawi dikelompokkan menjadi dua jenis tari yaitu bentuk tari Topeng dan tari Cokek. Tarian-tarian ini merupakan warisan yang secara turun temurun dari para leluhur.

Sebagai warga Indonesia dan Jakarta khususnya wajib mengetahui budaya peninggalan sejarah leluhurnya ini. Berikut ini ada 11 daftar tari betawi yang bisa Sobat Hobi ketahui.

1. Tari Ondel-ondel

Tari Ondel-ondel

Tari ondel-ondel merupakan tari khas betawi yang menggunakan kreasi boneka besar bernama ondel-ondel dalam tariannya. Boneka ondel-ondel memiliki ukuran tinggi ± 2,5 meter dengan diameter ± 0,8 meter.

Boneka ini terbuat dari anyaman bambu, yang dirancang bentuknya agar bisa dipikul penari dengan mudah. Sedangkan wajah dari ondel-ondel sendiri berhias seperti topeng, biasanya untuk laki-laki kulit wajahnya berwarna merah dan sedangkan perempuan berwarna putih.

Di bagian kepala terdapat rambut yang terbuat dari bahan ijuk dengan hiasan kembang kelapa. Tari ondel-ondel biasa ditampilkan ketika ada acara pesta-pesta rakyat dan menyambut tamu.

Tarian ini menggambarkan sebuah kegembiraan para gadis serta sebagai rasa syukur kepada Allah untuk membahagiakan orang disekitar agar terhindar dari bala. Musik yang digunakan dalam tari ondel-ondel adalah tanjidor, tetapi sebagian grup tari ondel-ondel ada juga yang memakai gambang kromong.

2. Tari Topeng Betawi

Tari Topeng Betawi

Tari topeng betawi adalah tarian khas suku Betawi yang dalam pertunjukannya terdapat tarian, musik, nyanyian, lawak, dan drama. Sifat dari tarian ini teatrikal, sehingga gerakan sangat mempengaruhi penari untuk menyampaikan pesan dan tema dalam pementasan.

Di Betawi biasanya tari topeng diadakan pada acara-acara hajatan pernikahan, pertemuan, khitanan dan lain sebagainya. Oleh masyarakat Betawi tarian ini dipercaya, jika mengadakan tarian ini untuk menyenangkan lingkungan sekitar, bisa menjauhkan diri dari mara bahaya dan petaka.

Dalam pementasan, tarian ini memiliki beberapa segmen untuk ditampilkan. Beberapa segmen yang ditampilkan diantaranya:

  • Diawali Tetalu yang merupakan permainan musik instrumental
  • Dilanjut Kangaji yang menjadi dasar untuk tarian pembelajaran anak-anak yang hendak belajar tari topeng Betawi.
  • Kemudian masuk lagu langgam sari dan muncul ronggeng yang merupakan seorang penari perempuan yang membawa tarian topeng tunggal.
  • Berikutnya Lipet Gandes yang didalamnya terkombinasi antara tarian dan lawakan karena segmen berikutnya muncul pelawak yang disebut bodor yang berdialog dan menari dengan lucu.
  • Kemudian muncul enjot-enjotan yang dibawakan oleh sepasang laki-laki dan perempuan.
  • Pertunjukan diakhiri dengan lawak dengan cerita yang sederhana berdurasi singkat, sehingga tidak memerlukan waktu semalam suntuk.

3. Tari Zapin Betawi

Tari Zapin Betawi

Tari zapin adalah tarian tradisional betawi yang bercampur dengan kebudayaan arab dari Hadramaut Yaman, yang arti dari kata zapin dalam bahasa arab yaitu gerakan kaki. Tarian ini pertama kali masuk ke Betawi dibawa oleh para saudagar dari Hadramaut yang biasa disebut kaum Hadrami.

Kemudian seiring berkembangnya zaman masuklah masyarakat Betawi yang tertarik dengan tari betawi ini. Zapin yang ada di Betawi tergolong dalam tarian zapin arab, bukan tari zapin melayu.

Secara umum tari zapin merupakan kesenian tari tradisional bangsa arab yang berakulturasi dengan adat dan budaya di Indonesia. Tari betawi ini hampir berkembang diseluruh wilayah daerah di jakarta dan menambah khasanah tarian di Indonesia.

Gerakan tari ini cukup menghibur, dengan keseragaman gerak si penari, kostum yang rapi dan diiringi orkes gambus yang indah. Sehingga terkonsep audio dan visual yang menarik dan menghibur.

4. Tari Nandak Ganjen

Tari Nandak Ganjen

Tari nandak ganjen merupakan tari betawi ciptaan dari seniman Betawi bernama Sukirman yang terkenal dengan sebutan Entong Kisam. Sejak tahun 1970 si Entong KIsam menggeluti kesenian Topeng Betawi dan Gambang Kromong.

Sebenarnya tari nandak ganjen merupakan turunan dari tari topeng betawi yang membawakan sisi komedi didalamnya. Sehingga tarian bergaya jenaka ini tidak memerlukan waktu lama untuk populer dikalangan mahasiswa, remaja dan anak-anak saat itu.

Kata nandak dalam bahasa betawi artinya menari, sedangkan ganjen artinya genit atau centil. Nama itu terinspirasi dari salah satu pantun betawi yaitu “Buah cempedak buah durian, sambil nandak cari perhatian”.

Tari nandak ganjen diciptakan pada tahun 2000, dalam tari betawi ini menceritakan seorang gadis yang masih belia dan hendak beranjak dewasa. Pada masa usia itu biasanya muncul rasa ceria, gembira, yang kadang ada sikap memberontak.

Namun kadang gayanya cenderung centil dan genit, tapi hal itu membuat kekonyolan yang mampu membuat orang lain merasa geli.

5. Tari Blantek

Tari Blantek

Tari blantek tergolong dalam tarian pembuka dalam tari topeng blantek yang sudah ada sejak zaman kolonial Belanda di Indonesia. Namun seiring berjalannya waktu, tarian ini terpisah dari tari topeng blantek.

6. Tari Yapong

Tari Yapong

Dibaca dan disebut dari namanya, tari yapong sekilas hampir mirip dengan tari jaipong khas Jawa Barat. Tapi tari ini bukanlah tari jaipong, tari betawi ini berawal saat peringatan HUT Kota Jakarta ke 450 pada tahun 1977.

Tarian ini merupakan presentasi kehidupan masyarakat Betawi menceritakan bagaimana perjuangan Pangeran Jayakarta pada masanya. Tari Yapong diciptakan oleh seniman Betawi bernama Kussudiardjo yang pertama kali dipentaskan oleh 300 orang penari dan musikus pada tanggal 20 dan 21 Juni 1977 di Balai Sidang Senayan.

Tari Yapong tergolong dalam tarian gembira, karena menunjukkan kegembiraan dalam kemenangan Pangeran Jayakarta waktu itu.

7. Tari Blenggo

Tari Blenggo

Tari blenggo merupakan tari khas Betawi bernuansa islami yang arti dari kata blenggo sendiri yaitu lenggak lenggok. Adapun maksud dari lenggak lenggok disini sebuah gerakan yang disertai dengan tarian. Tari betawi ini sudah ada sejak zaman penjajahan Belanda, musik pengiring tarian ini adalah alat musik rebana.

8. Tari Ngarojeng

Tari Ngarojeng

Tari ngarojeng merupakan tarian yang mengekspresikan suatu ketegaran, kekuatan serta kesabaran dalam menjalani hidup. Sehingga tari betawi ini menggambarkan betapa perempuan Betawi itu mempunyai kemampuan untuk merawat rumah tangga dan lingkungan. Tarian ini biasanya diadakan pada acara-acara resmi yang diselenggarakan oleh pemerintahan kota maupun masyarakat.

9. Tari Lenggang Nyai

Tari Lenggang Nyai

Tarian yang biasanya ditarikan oleh 4 sampai 6 gadis ini merupakan tarian yang mengekspresikan kelincahan dan keindahan perempuan Betawi. Tarian yang diciptakan pada tahun 1998 oleh Wiwik Widiastuti yang berprofesi sebagai koreografer saat itu. Tarian ini kerap ditarikan untuk pertunjukkan seni dan pariwisata dalam negara maupun mancanegara.

11. Tari Gitek Balen

Tari Gitek Balen

Tarian ini menggambarkan ekspresi dari para remaja putri Betawi yang sedang beranjak menuju dewasa. Gerakannya yang lincah dan dinamis sesuai dengan perangai gadis yang sedang masuk pada masa puber dengan kesan kegembiraan. 

12. Tari Cokek

Tari Cokek

Tari cokek merupakan tari tradisional khas Betawi yang sudah ditemukan sejak abad ke 20. Nama cokek dalam bahasa Betawi artinya adalah artis atau penyanyi, yang sebutan lainnya adalah anak wayang.

Busana yang dikenakan dalam tari cokek cukup sederhana, dengan menggunakan kebaya panjang atau celana panjang disertai kain batik. Biasanya tari betawi ini ditarikan pada acara-acara resepsi pernikahan dan lainnya.

Lagu yang mengiringi tarian ini adalah lagu-lagu Gambing Kromong seperti cente manis berdiri, gelatik nguk nguk, dan stambul jalan. Gerak tari cokek pun tidak terlalu rumit dilakukan.

13. Tari Sirih Kuning

Tari Sirih Kuning

Tari sirih kuning merupakan tari berjenis pergaulan adat Betawi yang ada sejak dulu. Tarian ini ditarikan sebagai penyambutan tamu serta hiburan dalam merayakan sesuatu. Iringan musik pada tarian ini menggunakan musik gambang kromong yang merupakan musik perpaduan antara gamelan dan alat-alat musik gesek tionghoa. 

Kostum yang digunakan pada tari sirih biasanya memiliki unsur warna kuning, namun sebenarnya ada banyak ragam wana untuk menarikan tarian ini. Beberapa warna lain yang dikenakan untuk menarikan tarian ini adalah warna merah dan hijau.

Kemudian para penari diberi hiasan kepala sebagai lambang kemakmuran, kebahagiaan dan kedewasaan seorang perempuan. Kadang ada juga yang memakai carad untuk menggambarkan perlindungan terhadap kecantikan perempuan. Jika diperhatian kostum ini sebenarnya kental sekali dengan budaya dari tionghoa. 

14. Tari Betawi Samrah

Tari Betawi Samrah

Tarian samrah merupakan tarian khas betawi yang merupakan hasil dari pengaruh budaya melayu. Hal itu bisa kita liat dari segi pakaian, gerakan, musik dan teater yang ditampilkan pada tarian ini.

Gerak kaki dan lenggang berirama yang dilakukan pada tarian ini ada banyak persamaan dengan tari melayu, baik dilakukan berpasangan maupun perorangan. Kemudian ketika menari diiringi nyanyian serta nyanyian berupa pantun dari seorang biduan.

15. Tari Renggong Manis

Tari Renggong Manis

Tari renggong manis juga salah satu tari tradisional betawi yang dihasilkan dari perpaduan dari berbagai budaya di dalamnya. Beberapa perpaduan budaya itu antara lain budaya Betawi, Arab, China Klasik, dan India yang pada awalnya dipentaskan untuk acara-acara resmi saja.

16. Tari Lenggo Jingke

Tari Lenggo Jingke

Tari Lenggo Jingke adalah tarian yang terinspirasi dari kesenian zapin gambus yang ditarikan oleh dua orang pria. Tapi pada tari lenggo jingke ditarikan wanita dengan cara berkelompok. Tarian ini diciptakan oleh Drs. Abdurachem, istilah lenggo jingke berasal dari kosakata Betawi yang artinya sambil jinjit.

17. Tari Kembang Lambang Sari

Tari Kembang Lambang Sari

Pada tahun 2000 tari lambang sari baru diciptakan oleh Wiwiek Widiyastuti dan menjadikannya tari khas Betawi. Tarian ini terinspirasi dari teater rakyat topeng betawi yang menceritakan salah satu lakon Bapak Jantuk. Di dalam tarian perpaduan antara tari, musik, drama dan lawak.


Nah demikian daftar tari betawi yang bisa AdaHobi bagikan kepada kalian, semoga bisa menambah pengetahuan dan wawasan mengenai seni tari. Apabila ada yang akan didiskusikan atau ditambahkan dalam artikel ini silahkan isi di kolom komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like