90+ Pantun Pernikahan Terbaik yang Romantis, Lucu & Terbaru

AdaHobi, Pantun Pernikahan Sangat cocok diberikan kepada teman, sahabat, kerabat, tetangga maupun keluarga yang sedang melakasanakan ibadah pernikahan. Dengan menyematkan pantun yang kamu tulis pada kartu ucapan, hal kecil tersebut bisa membuat kesan yang unik serta istimewa bagi mempelai pengantin.

Apabila kita bandingkan dengan tulisan yang biasa saja seperti pada umumnya, ucapan pernikahan dengan menggunakan pantun pernikahan singkat akan terkesan spesial dihati pengantin sekeluarga. Selain terlihat unik dan lucu juga mampu menghibur pengantin dari ketegangan acara pernikahan.

Diharapkan ketika membaca pantun yang Anda tuliskan, mereka akan tertawa dengan gelinya. Dalam membuat pantun susah-susah gampang dan terkadang kita membutuhkan referensi untuk membuatnya. Dengan susuanan kata yang sederhana dan indah akan membuat untaian pantun pernikahan itu menarik.

Pengertian Pantun Pernikahan

pantun pernikahan
keepo.me

Apa itu pantun pernikahan? mungkin itu pertanyaan sebagian orang yang bisa jadi ada saja yang belum tau tentang pantun.

Pantun pernikahan adalah suatu karya yang setara dengan rangkaian puisi lama yang bersajak dan berbait. Yang isi bahasanya singkat dan jelas maknanya. Karena papa zaman dahulu pantun itu diucapkan dengan lisan dan jarang dituliskan. Sehingga bahasanya tidak perlu terlalu panjang dan rumit.

Pantun pernikahan adalah salah satu jenis pantun yang mempunyai ide serta gagasan untuk ungkapan atau memberi suatu hadiah atau penghargaan. Kepada seseorang yang dikenal dalam melangsungkan acara pernikahan.

Pantun pernikahan termasuk jenis pantun nasihat.

Kumpulan Pantun Pernikahan

Berikut ini kumpulan pantun pernikahan yang bisa anda jadikan referensi untuk ungkapan kebahagiaan kepada orang terdekat Anda yang sedang menikah.

Pantun Pernikahan Untuk Kedua Mempelai

Kumpulan Pantun Pernikahan
https://static.asumsi.co/

Pantun pernikahan untuk kedua mempelai cocok untuk diberikan kepada pengantin. Ketika mengucapkan selamat kepada teman, sahabat maupun keluarga yang sedang melangsungkan pernikahan,

Dengan pantun ini bisa membantu untuk mencairkan suasana dari kedua pengantin yang tegang dalam acara pernikahan mereka.

Bulan puasa makan kurma,
Satu butir untuk berbuka.
Yang tunggu lama-lama,
kini bersanding penuh bahagia.
Ulama sholeh manusia mulia,
Mengajak agar tidak sengsara.
Kami semua turut berbahagia,
Melihat sahabat bersanding mesra.
Air mengalir ke tempat rendah,
Turun berkumpul hingga muara.
Hari pernikahan hari yang indah,
Moga indah hingga ke masa tua.
Anak kecil bermain sampan,
Malam tiba nyalakan pelita.
Yang lelaki sangatlah tampan,
Bersanding dengan putri nan jelita.
Perang lama para paderi,
Membela agama sepenuh hati.
Tulang rusuk selalu dicari,
Di pelaminan bertemu kini.

Pantun Pernikahan Untuk Orang Tua

Pantun Pernikahan Untuk Orang Tua
inibaru.id

Pantun juga kerap disampaikan MC kepada orang tua mempelai pernikahan. Baik itu pantun untuk nasehat, lucu yang menghibur dan sebagainya. Sehingga dalam prosesi pernikahan menjadi mencair dan nyaman.

Dan biasanya orang tua maupun pengantin pun ikut terbawa suasana ini. Ada yang malu-malu dan ada juga yang tertawa terbahak-bahak karena merasa terhibut dengan pantun yang disampaikan.

Memakai mobil bermerek grandia

Di tempat parkir langsung berhenti

Nampak keduanya tersenyum bahagia

Dapat menantu nan di hati

Penganten wanita memakai selayar

Itu yang diminta oleh mertua

Senang hatinya Bapak Indra dan Ibu Zaiyar

Anak seorang jadi berdua

Ada sayur ada indomi

Jadikan indomi makanan selingan

Berbahagialah Bapak Affiar dan Ibu Ratna Dalimi

Dua anak lelakinya mendapat pasangan

Anak dapat restu

Menyaksikan nikah di depan pintu

Numpanglah lewat Bapak KUA

Nampaknya anak-anak sudah diberi restu

Oleh masing-masing kedua orang tua

Bahagia keluarga

Gelar bisa panjang di depan nama

Status pun bisa jadi orang terhormat

Tapi belum tentu, merasa bahagia

Dengan keluarga, bahagia akan didapat

Pantun Pernikahan Untuk MC

Pantun Pernikahan Untuk MC
http://pelangimutiarailmu.blogspot.com/

Jika anda merupakan MC dalam sebuah acara pernikahan dan sedang mencari referensi pantun. Contoh dibawah ini adalah pantun yang tepat untuk anda bawakan ke acara pernikahan orang yang meminta bantuan Anda.

Baik digunakan pada awal acara, pertengahan acara maupun di akhir acara. Sehingga dengan adanya contoh pantun untuk MC pernikahan ini bisa membantu anda yang berprofesi sebagi seorang MC pernikahan.

Dengan nama Allah kholiqul ‘alam
Alhamdulillah tersimpan didalam
Tak lupa shalawat dan salam
Kita sembahkan kearifan nabi besar Muhammad SAW
Mahkota dunia junjungan alam
Yang syafaatnya kita harapkan
Siang dan malam

Pinggan belah di tangga para
Pecah terpukul dikala senja
Dengan bismillahirrohmanirrohim dimulai acara
Semoga terkabul maksud dan rencana

Disaat matahari bersinar terang
Angin berhembus dengan tenang
Sekali kali dengar kicauan burung yang riang
Disaat itu pula tuan tuan encik encik datang menjelang
Dengan adat yang tidak terbilang
Rumah kami yang sempit dan serba kurang
Akan tetapi hati kami alhamdulilllah menerima dengan rasa lapang dan senang
Yang besar tak kami himbau gelar
Yang kecil tak kami sebut pula namanya
Yang ulama kami muliakan alimnya
Yang pejabat kami muliakan jabatannya
Yang cedik pandai kami muliakan bijaknya
Yang tua kami mulia pengalamannya
Yang muda kami sayangi
Yang kecil kami kasihi
Atas nama yang mempunyai helat
Atas nama yang mempunyai hajat
Atas nama kaum kerabat yang jauh dan datang dari dekat
Kedatangan para undangan dari jemputan yang mulia ini
Kami sambut dengan muka yang jernih
Kami terima dengan hati yang suci
Kami nanti pula dengan dada yang lapang
Kami tunggu dengan penuh rasa kasih sayang

Pantun Pernikahan Jawa

Pantun Pernikahan Jawa
republika.co.id

Di dalam bahasa jawa pantun biasa disebut dengan parikan yang secara pengertian sama. Yang merupakan salah satu antara jenis puisi lama yang dikenal dengan kesusastraan nusantara.

Baik dari segi susunan, isi dan sampiran yang sifatnya juga sama. Selain untuk menyampaikan suatu pesan, pantun yang biasa disebut parikan ini digunakan sebagai hiburan melalui kata-kata.

Apalagi kata-kata yang disampaikan atau diucapkan enak didengar serta mengandung unsur kelucuan. Ketika santai dengan orang terdekat kita, mengucapkan pantun jawa bisa sebagai sarana mencairkan suasana.

Untuk yang belum mengetahui bahasa jawa memang perlu untuk memahami kosakata dari bahasa jawa. Karena terkadang satu kata pada bahasa jawa memerlukan penjelasan yang panjang dalam bahasa indonesia.

Sego liwet, lawuhe jlantah
Sega rawon, kurang uyah
Ampun tanglet kapan nikah
Pacar mawon, kulo dereng gadah
Nggelar kloso. lungguh wong papat
Dino selasa, ayo semangat
Kloso pandan taline limo
Arepo udan, tetep makaryo
Mangan intip, krawu klopo
Dadi wong urip, usahao
Seje buku, seje ilmu
Seje ngelmu, seje guru
Seje guru, seje penemu
Seje penemu, seje sing diguyu
Urip kui sok rame
sok sepi
Yen sanggup dilakoni
ora sanggup ditinggal ngopi
Dolan nang sekaten
lali ra nggowo sangu
Berharap dadi manten
wong tuwo ra setuju

Pantun Pernikahan Melayu

Semua perihal melayu sedunia, semuanya berbau dengan Islam, yang menjaga kearifan para leluhur dari bangsa melayu. Supaya para penerus yaitu para generasi muda merasa bangga akan kezuhudan pendahulu dari bangsa Melayu.

Karena pada pendahulu pernah berpesan kepada penerusnya untuk tetap menjaga Melayu supaya tidak tenggelam mengikuti arusnya zaman.

Pada acara pernikahan adat melayu awalnya iringan dilakukan oleh pihak lelaki untuk masuk ke rumah wanita. Diiringi dengan hantaran belanjaan yang dibawakan para dayang/gading dari pihak lelaki.

Hantaran belanja biasanya berisi, peralatan kosmetik, pakaian, makanan, mas kawin, sejumlah uang, perlengkapan wanita dan lain sebagainya. Yang semuanya dikemas pada wadah yang cantik dan menarik.

Setelah memasuki rumah pengantin wanita, maka rombongan pihak lelaki dipersilahkan duduk. Lalu utusan dari kedua pihak bersalaman dan menyampaikan beberapa buah pantun untuk kata pengantar.

Beberapa pantun pernikahan tersebut sebagai berikut:

Batang ramai suka memanjat
Melilit sampai pohon menanti
Datang kami mempunyai hajat
Ingin menyampaikan hasrat hati
Kain puteri sulaman pelangi
Cantik dan molek jadi idaman
Dahulu kami pernah berjanji
Memetik bunga kembang di taman
Sebelum hajat kami kemukakan
Titipan salam kami sampaikan
Dari Bapak…… (Nama Keluarga Dari Pihak Laki-Laki)
Untuk keluarga Bapak ….. (Nama Keluarga dari Pihak Wanita)
Buah kemang rasanya kelat
Jangan disimpan di dalam peti
Jika memang ada dihajat
Jangan disimpan di dalam hati
Sirih sekapur pinang keratin
Dimakan oleh muda jejaka
Kalau tuan tidak keberatan
Dengan kamilah tuan berseloka

Pantun Pernikahan Betawi

Seperti pada suku-suku yang ada di Indonesia lainnya, pada suku Betawi mempunyai ragam budaya dan tradisi. Seperti tanjidor, ondel-ondel dengan berbagai makanan khasnya seperti nasi uduk, semur jengkol, asinan dan sebagainya.

Selain itu suku betawi juga terkenal dengan dengan kepandaiannya dalam merengkai pantun. Diantaranya mampu untuk membuat pantun pernikahan yang lucu khas Betawai, sehingga mampu memangcing tawa pendengarnya.

Orang Betawai terkenal dengan kepiawaiannya dalam menyusun raingkaian pantun. Jadi tidaklah heran jika pada setiap acara baik di televisi biasa mereka melantunkan pantun kepada pemirsa atau teman bicara.

Semisalnya saja pada salah satu acara yang pernah ada yaitu lenong bocah. Posisi pantun biasanya berada pada awal acara pernikahan berlangsung.

Didalam pantun pernikahan lucu Betawi terdapat banyak arti didalamnya dengan ciri khas lucu, kocak, spontan dan blak-blakan.

Ajak anak petik kecapi

Anak nya malah petik buni

Emang enak cuaca begini ngupi

Abis ngupi ngelonin bini

Bengkwang naro di peti

Itu peti banyak laba-labanye

Abang emang siap menanti

Tapi ngeri ame babehnye

Kalo naro buah sirsak jangan disimpan dalam peti

Jangan suka merusak rase

Kalo abang sudah siap

Kapan abang mau ke rumah aye

Punguh terbang di atas awan

Hampir tak terlihat oleh mata

Walau hati rindu rinduan

Rindu di hati meronta ronta

Kutu ade di kepale Bang Mumu

Katanye gare gare makan duku

Ku tak mau kehilanganmu

Karna kau yang selalu ada di hatiku

Pantun Pernikahan Palembang

Pada adat pernikahan Palembang biasanya dilaksanakan sesuai dengan budaya serta aturan adat Palembang. Kebudayaan tersebut dapat dilihat pada busana serta ritualnya yang mewariskan suatu keagungan dan kejayaan para raja pada masa keemasan di Semenanjung Melayu pada berabad silam. Ketika zama kesultanan Palembang yang berdiri pada sekitar abad 16.

Indonesia memang kaya akan khas Budayanya, baik dari ujung pulau sumatera sampai ujung papua. Terbentang ribuan budaya yang ikut mewarnai keragaman dalam kehidupan masarakat nusantara atau Indonesia. Termasuk salah satunya adalah adat budaya pada pernikahan Palembang yang menggunakan pantun pernikahan seperti dibawah ini.

Dari Palembang Pegi Ke Mekah
Sampe disano Makan Cempedak
Adek lah lamo nunggu diajak Nikah
Sampe pelaminan dan cinto nian, yo dak
Masjid Suro karya sejarah
Masjid Kuto Ditengah jauh dari sungai Duo
Sekarang adek sudah nemuke Arah
Setelah resmi Kito Beduo
Pindang Patin, Pindang Tulang
Kuah dihirup teraso Lemak
Pernikahan cukup sekali tidak terulang
Mertuo sudah biso dipanggil Emak

Sepasang pengantin sungguh serasi

Bagaikan raja dengan ratunya

Nenenda beri sesuap nasi

Tanda kasih yang tak berhingga

Sempurna sudah raga bersantap

Santapnya roti berselai coklat

Supaya langkah terasa mantap

Janganlah lalai kerjakan Sholat

Pantun Pernikahan Sunda

Melestarikan kebudayaan adalah kewaiban bagi kita semua orang nusantara indonesia. Karena tidak hanya generasi muda saja sebab mencintai budaya sendiri merupakan hal yang lebih baik daripada tergila-gila dan meniru budaya luar.

Salah satu budaya Indonesia yang asal mulanya dari adat Melayu adalah budaya pantun. Dan Pantun sendiri sekarang ada beragam terutama dalam bahasa daerah masing-masing. Kamu bisa jadi mengetahu pantun Betawi, tapi ada juga pantun Sunda.

Dalam budaya pernikahan Sunda ada sisindiran dan bangbalikan yang merupakan sastra bahasa Sunda yang sama seperti Pantun.

Sisindiran terdiri dari dua bagian, yaitu sampiran dan isi dari suatu maksud penyampaian (tujuan). Di dalam sisindiran ada ketentuan yang ditetapkan, baik dari jumlah larik atau baris maupun dari jumlah suku katanya.

Pantun pernikahan bahasa Sunda sangat cocok sebagai bahan lelucon dengan teman-teman untuk mencairkan suasana yang tegang dan kaku menjadi cair penuh suka cita.

Orang sunda terkenal suka melucu, itulah mengapa pantun lucu bahasa sunda sangat pas untuk dijadikan hiburan dalam kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa pantu pernikahan berbahasa sunda.

Pita naon pita naon

Pita hideung na kalapa

Eta naon eta naon

Anu kembung dina calana

Jalan-jalan ke tegal lega

beli sayur dan buah markisa

Jadi orang jangan balaga

dijauhan ku batur baru tau rasa

Manuk ciung meni umpak

Di oyag oyag ku beuritna

Hayang nyium bari numpak

Bari ngaoyag-oyag biritna

Awak kuru meni begeng

Geus begeng tambah cembetut

Aya awewe ekeur nonggeng

Singhoreng ekeur ngaluarkeun hitut

Tutut lain sembarang tutut

Tutut dicandak ti Cirangkong

Hitut lain sambarang hitut

Hitut gede siga bangkong

Pantun Pernikahan Bugis

Pantun memang berasal dari suatu jenis puisi lama dalam bahasa Nusantara Indonesia ini. Pantun merupakan kata yang berasal dari kata patuntun, yang pada bahasa Minangkabau memiliki arti petuntun.

Pantun sendiri mencapup pada semua kalangan baik dewasa, remaja dan bahkan anak-anak. Berikut dibawah ini ada beberapa pantun pernikahan dengan menggunakan bahasa bugis.

Engka kallolo manre buku…..

Luppe-luppe yase’na otoe….

Rekko meloki missengi kareba’ku,….

ta’kutanangi pasekku ri anging labu kessoe

Artinya :
Ada Pemuda makan tulang..
lompat lompat diatas nya mobil..
kalo ingin tahu kabarku..
tanya saja pada angin sore hari..

Ana’dara melli golla,

na sirruntu kallolo magaretta..

Narekko melo ki massu bola..

Tapesabbi kesi tomatoatta.

Artinya : Anak gadis membeli gula..
bertemu dengan Pemuda gagah..
jikalau kita ingin keluar rumah..
permisi dulu sama orang tua..

Kallolo lao jambang,

na i leppo saping..

Ko topurana sijajiang,

wedding ni to sisio ciccing

Artinya :  ada Pemuda pergi buang air
di tabrak oleh sapi,,
Kalo lah sudah kita jadian
boleh lah kita  mengikat janji

Ana’dara mattapa sanggara jemmu..

Nasaba natoddo’i paku..

Aja’ matanre dui menre’mu..

De’amma mu laku.

Artinya : Anak gadis bermuka masam
di karenakan tertusuk paku…
jangan lah tinggi uang mahar mu..
bisa jadi kamu tidak laku

sininna yasenggE carita,

engkatu paccapurenna.

sininna gellona nita mata,

namuto awo nasetto candrinnna

Artinya  : Semua yang namanya cerita…
Pasti ada penghabisan nya
semua yang baik di pandang mata…
Biarpun bambu dikira juga pacarnya.

Pantun Pernikahan Batak

Pada upacara atau acara pernikahan pada budaya adat Batak memang cukup komplek serta beraturan tata caranya. Sehingga perlu adanya penataan dalam tata cara acara untuk menjadi sebuah adat istiadat penuh Batak.

Serta tidak lupa pada setiap rangkaian acara pernikahan adat Batak ini para pihak yang memberikan serta menerima adat harus mampu untuk sebagai pembicara. Dalam menyampaikan suatu pikiran serta cita-cita tujuan dalam melaksanakan acara adat pada pernikahan tersebut.

Pantun di Batak biasa disebut dengan umpasa, yang merupakan media yang mengandung unsur seni. Untuk menyampaikan segala maksud dan tujuan dalam acara pernikahan dengan bahasa Batak.

Yang biasanya selain maksud serta tujuan dalan umpasa tersebut berisi dengan doa, cita-cita, harapan, perumpamaan dan basa-basi. Dengan adanya umpasa juga mampu menambahkan suasana kemeriahan dalam acara pernikahan.

Berikut ini kami telah mempersiapkan beberapa umpasa yang biasanya sering dipakai pada acara pernikahan dengan adat istiadat Batak. Kami berharap bisa bermanfaat untuk dipakai dengan tepat umpasa ini pada tata pelaksanaan acara adat pernikahan di daerah Anda.

Napuran di bagas tagan
Ulos di bagas tondi
Hami mangulosi badan
Debata mangulosi tondi
Di ginjang do arirang
Di toru panggaruan
Unang di hatai sirang
Molo dung marhajabuan
Boras sipirni tondi
Binuat sian piring
Debata ma na manggohi
Tuhan Jesus ma mangiring-iring
Binahen pe umpasa
Nidok pasu-pasuan
Tangiang mai tu Debata
Asa denggan hamu di hangoluan
Pribadi na beda
Pinadomu gabe sada
SAling setia porlu dijaga
Asa denggan di ruma tangga
Ima pangelehan tu Debata
jong-jong rumah ijuk
Mandompakhon rumah gorga
Sai tubu anak na bisuk
Dohot boru na malo marroha
Sahat-sahat ni solu
Sai sahat ma tu bottean
Sai sahat sude hita mangolu
Sai sahat ma hita tu panggabean, sahat tu parhorasan
Bintang na rimiris ma,
tu ombun na sumorop
Asa anak pe antong di hamu riris,
boru pe antong torop
Tubuan laklak ma,
tubuan sikkoru di dolok ni Purbatua
Sai tubuan anak, tubuan boru ma hamu,
donganmu sarimatua

Pantun Pernikahan Aceh

Dalam bahasa Aceh, pantun biasa disebut dengan panton. Di Aceh sendiri pantun atau panton sering disampaikan dengan ucapan lisan pada berbagai pertunjukkan. Namun biasanya di sampaikan pada acara khusus seperti meutaleh panton, yang merupakan suatu pertunjukkan dua arah yang berbalas pantun pernikahan antara kedua pihak.

Sampai sekarang Meutaleh Panton masih untuk dipertunjukkan walau sudah tidak sesering pada masa zaman dulu. Saat pertunjukkan kita bisa menyaksikan dan mendengar adegan dalam berbalas pantun. Semisalnya saja ketika ada acara upacara adat pernikahan di Aceh.

Antara dua orang dari kedua mempelai yang ahli dalam berpantun akan saling bersautan saling membalas pantun pernikahan. Sebelum kedua belah mempelai pengantin disandingkan keatas pelaminan. Yang dilakukan sebagai pengantar ketika acara pernikahan yang sering disebut dengan seumapa.

Pantôn Aceh dibagi dalam empat kategori. Pembagian ini dilakukan berdasarkan jumlah barisnya yang disebut rungkhe. Ada pantôn rungkhe peuét, rungkhe nam, rungkhe lapan, dan rungkhe duablah. Kategori yang terakhir, yakni rungkhe duablah sering juga disebut sebagai haba meucanèk atau haba meuantôk.

  • Contoh pantôn rungkhe peuét

Yang paling banyak kita jumpai adalah pantôn rungkhe peuét (empat baris), umumnya orang menggunakan pantun berbaris empat dalam pertunjukan budaya. Contoh pantôn rungkhe peuét adalah seperti di bawah ini.

ak kurikai timoh meubuju
Bungöng meutabu manseusilingka
Jröh rupa ceudah meulaku
Lam rindu jitubièt cinta

Maknanya dalam bahasa Indonesia kira-kira seperti terjemahan lepas di bawah ini

Pohon Kurikai tumbuh membujur
bunga bertabur sekelilingnya
Canti rupa indah prilaku
dalam rindu keluar cinta

Bukon sayang cicèm pala
Putèh dada mirah gaki
Meunyoë gata jak ho lông maba
Peuhawa gata jeut ulông bri.

Maknanya dalam bahasa Indonesia

Sayang-sayang burung cempala
putih dada merah kaki
Kalau dinda ikut kemana kubawa
apa yang Dinda suka kanda penuhi

  • Contoh pantôn rungkhe nam

Kemudian contoh pantôn rungkhe nam (baris enam) seperti di bawah ini.

Cip culip ampôn
Malaôn dhét-dhét
Hoka gata poda geudông
Beudèh nari kudhét-kudhét
Beudoh laju rijang-rijang
Kupeupinggang ija kunyét
  • Contoh pantôn rungke lapan

Lalu contoh pantôn rungke lapan (baris delapan) adalah seperti di bawah ini

Kamoe geumeuniet lantui
Watei geungui sajan mulia
Ngon lheuh geuplah kayei
Dalam abei geugeulawa
Oh geumublang sabe geuuroh
Watei keumukoh kayem geumaba
Ngon lheuh diwoe pade lam krong
Tob keukubong boh-boh muka
  • Contoh pantôn rungkhe siploh

Selanjutnya contoh pantôn rungkhe siploh (baris sepuluh) salah satunya seperti di bawah ini.

Kruéng Raya meugah meuganông
Kapai jitamông kapai jibungka
Kapai jitamông ganông pih jiwéh
Malam nyoë jadéh tumeuprang haba
Gob jimeuprang ngôn aneu’ek budè
Tanyoë rakan e tamuprang haba
Hana di laôt geutarék awé
Hana ateuéh glé geutaguén sira
Hana manôk jikarôm böh kleuéng
Hana tôm lông eu ureuéng lagèi nyoë rupa
  • Contoh pantôn rungkhe duablah

Sementara untuk kategori lainnya, terutama rungkhe duablah ini jarang kita jumpai. Hanya orang-orang dengan keahlian khusus yang sering menggunakannya, umpamanya pada prosesi seumapa sebagaimana yang telah dijelaskan di atas. Salah satu contoh pantôn rungkhe duablah seperti di bawah ini.

Beurangkapèu buét han lè asè
Tameukawè putôh taloë
Tateumeutak patah parang
Tameulayang putôh taloë
Taceumeulhö patah tungkat
Taseumeurat kuwéut jaroë
Taceumeucöb patah jarôm
Tateumeu’om tutông asoë
Tajeumeurang tirèh jalö
Tageumarö luka asoë
Tameurusa beukah arèng
Tameujarèng putöh kanoë

Pantun Pernikahan Madura

Dhe’remmah kabarreh? Bagi sebagian besar oran Madura sudah pasti tidak asing dengan sapaan tersebut. Sapaan trersebut memiliki arti “apa kabarnya?”

Tapi bagi orang yang tinggalnya jauh dari Madura sudah tentu akan merasa asing dengan sapaan diatas. Karena hanya belum terbiasa dan belum akrab dengan adanya bahasa Madura.

Seperti itulah Indonesia yang mempunyai aneka ragam budaya serta bahasa yang sangat menarik dan unik untuk kita pelajari. Sehingga kita harus bangga dengan keberagaman yang ada di Indonesia.

Siapa tahu juga nanti Anda mempunyai kenalan dari Madura juga ataupun jodoh dari Madura kan ya. Sehingga menjadi tidak terlalu bingung dengan bahasa Madura.

Bagi kamu yang suka dengan pantun dan ingin mendalami seni berpantun, maka pantun Madura sepertinya memang tidak boleh krtinggalan Anda pelajari. Apa itu pantun Madura dan bagaimana cara membedakannya dengan pantun lainnya?

Sesuai dengan namanya ya, pentun Madura memiliki ciri khas yang unik dan menarik yaitu menggunakan bahasa khas Madura.

Di Madura pantun biasa disebut dengan paparegan yang artinya adalah puisi pendek yang memiliki sampiran.

Paparegan atau pantun Madura disebut juga kejung karena ekejungagi atau berarti dikidungkan. Seni pantun Madura atau paparegan ini sering dijumpai pada pertunjukan ajing atau semacam kesenian ludruk khas Madura,

Sapa rawa andhi’ tarnya’

Arum manes e badhadhana

Sapa  rawa andhi’ ana’

ma’ manes bibir babana

Terjemahan:

Siapa itu punya bayam

Harus manis dalam tempatnya

Siapa itu punya anak

Sungguh manis bibir bawahnya

Atanea caa jai

Namen temma bana nangka

Asarea taa bai

me’ta’ nemma cara dika

Terjemahannya :

Kan bertani cao jahe

Menanam temu di bawah nangka

Akan mencari biasa saja

Takut tak jumpa seperti Kamu

Ka tajjan molonga burnae

Malthe sandha’ kembangnga

Sanajjan bula mabanne

E ate tandha’ engganna

Terjemahannya :

Ka Tajjan memetik buah

Melati pungut bunganya

Meskipun aku seperti acuh tak acuh

Cinta dalam hati tak ada batasannya

Galudhuk money teeter

Moga nangka lecangana

kejjudan mata se kacer

Moga dika rasanana

Terjemahan :

Bunyi guruh beruntutan

Semoga nangka mengetahui

Kedutan mata sebelah kiri

Semoga engkau membicarakanku

Namen magi’ tambu sakan

Tabing kerrep bannya’ kalana

Pong-pang gi’adhi’ rokon

Ma’le salamat pola tengkana

Terjemahan:

Menanam biji asam tumbuhlah sukun

Gedek rapat banyak kalanya

Mumpung masih hidup hendaklah tetap rukun

Agar selamat tingkah lakunya

Mon aadheng ja’ tolantena

Mon epandheng ja’ agella’

Bule tako’ kalekna

Terjemahan :

Kalau berdestar jangan diikat

Akan dilipat belalainya

kalau dipandang jangan tertawa

Aku takut suamimu

Pantun Pernikahan Banjar

Untuk kamu yang sedang mencari pantun pernikahan banjar, dibawah ini bisa jadi pilihan pantun pernikahan banjar yang bisa anda jadikan referensi. Semoga bermanfaat dan bisa membantu Anda.

Rumah Banjar batawing papan
Lawangnya bapalang watun
Assalamulaikum kami ucapkan
Handak bamula marangkai pantun
Anak punai maurak alar
Bajalan bajingkit-jingkit
Umai-umai pangéntén Banjar
Basésérétan tangan bakait
Maracik pandan wan pudak
Lalu dihambur kapatataian
Urang malihat badaraw surak
Pangénténnya kasisipuan
Burung bilatuk duduk baréndéng
Baréndéng di kayu jati
Pangénténnya duduk basanding
Rupa bungas baik budi
Makan mangga buah kesturi
Maméncok asam balahan
Baik-baik mambawa diri
Hidup baiman mati baiman
Setanggi bunga kenanga
Harum baunya di tanah Banjar
Barupa bungas apalah artinya
Adat pusaka mun dilanggar
Baunya harum kambang melati
Kambang bogam kambang untaian
Sembah sujud sapuluh jari
Doa restu ulun harapkan

Pantun Pernikahan Minang

Dalam pernikahan adat padang atau minang biasanya pantun digunakan untuk acara tegur sapa mempelai pria yang baru datang.

Biasanya pantun pernikahan tersebut diucapkan perempuan yang dituakan untuk menyambut kedatangan mempelai pria ditangga sebelum naik ke atas rumah pengantin wanita.

Adapun pengucapan pantun tersebut tepatnya ketika melangsungkan acara akad nikah, sambil menaburkan beras kuning.

Assalamu’alaikum
Kami manyapo marapulai tibo
Bismillah mulo disabuik
Alhamdulillah mairiangi
Jo bareh kuniang kami manyambuik
Tandonyo sajuak di dalam hati
Sarancak iko malah ladang
Lalang sahalai tak basuo
Sarancak iko urang nan datang
Gamang lah kami nak manyapo
Cubadak di tangah laman
Dijuluak jo ampu kaki
Usah lamo tagak di laman
Iko cibuak basuahlah kaki
Urang Matua manjua lapiak
Langkah banamo si ganjua lalai
Bia bainsuik katibo juo
Lamo dinanti kinilah sampai
Tibo marapulai jo anak daro
Disonsong tari jo galombang
Sarato siriah dalam carano
Baitu adaik di ranah minang
Sampai kini baitu juo
Tantang marapulai jo anak daro
Konon disabuik rajo sahari
Karano itu marilak kito
Samo manyambuik tagak badiri
Kilek baliuang alah ka kaki
Kilek camin alah ka muko
Alah tabayang sanangnyo hati
Alah tasembai sajuaknyo raso
Putiah kapeh dapek diliek
Putiah hati bakaadaan
Di lahia galombang nan basilek
Di bathin tagak kasabaran
Sungguahpun balam nan mangirai
Barabah ilang dalam samak
Sungguahpun salam ka marapulai
Sambah tahunjam ka urang banyak
Limpapeh rumah nan gadang
Malangkah si ganjua lalai
Pado pai suruik nan labiah
Samuik tapijak indak mati
Alu tataruang patah tigo
Ditatiang carano basiriah pinang
Niaik manyonsong marapulai
Kandak balaku di nan buliah
Nan samo sanang di dalam hati
Nan samo sajuak di kiro-kiro
Janjurak bungo janjuri
Di lingkuang pulo bungo malati
Siriah galak pinang manari
Baitu bana sanangnyo hati
Siriah taaunjuak di carano
Sacabiak iyo mintak dikunyah
Pinang sagatok mintak dimakan
Dalam mukasuik nan dicinto
Manih nan lakek diujuang lidah
Paik nan luluih karangkuangan
Sarantang jalan ka anjalai
Urang bajalan malam hari
Tibo di lauik diranangi
Satantang nak daro jo marapulai
Saroman bulan jo matohari
Lah samo tarang manarangi
Baranang ranang urang mamukek
Sanang mamapeh di lautan
Ikan tapanciang ciek jo duo
Sasanang sanang urang maliek
Sananglah mandeh marasokan
Anak surang kinilah baduo
Jikoknyo buliah pintak jo pinto
Iyo juo bak bunyi pantun :
Jikok dapek kain baragi
Usahlah urang manyasahkan
Jikok dapek kawin sakali
Hanyo tambilang mamisahkan
Mudiak buayo bapasangan
Mudiak nan lalu ka Singkarak
Nan bak kasau jo bubuangan
Putiah pangarang baru rarak
Assalamu’alaikum Wr.Wb
Sairiang balam jo barabah
Barabah juo tabang di muko
Sairiang salam nan jo sambah
Sambah kapado kaluarga anak pusako
Malatuih badia si tengga
Bunyi manggaga ka udaro
Takajuik kami mandanga
Anak pusako ka barumah tanggo
Si kaduik manjua lamang
Lamang dijua ka Muko-muko
Takajuik bacampua sanang
Sanang bacampua jo ati suko
Tandonyo hati nan suko
Lah datang kami basamo-samo
Di lurah urang lah mandaki
Di bukik urang lah manurun
Nan patah datang batungkek
Nan buto datang batuntun
Datang bukan sumbarang datang
Datang baradaik kato urang
Ditapiak bandua ditingkek janjang
Langkok jo siriah sarato pinang
Tumbuah di sarupo kini nangko
Rupolah samo dalam camin
Sayang nan indak ka babedo
Kasiah nan indak ka balain
Kok ringan kami sato manjinjiang
Kok barek kami sato mamikua
Indak kayu janjang dikapiang
Indak kapeh dibosai kasua
Putiah kapeh dapek diliek
Putiah hati bakaadaan
Pambaoan kami mintak dijawek
Gadang jo ketek dipatenggangkan
Kok satitiak tolong lauikkan
Kok sakapa tolong gunuangkan
Itulah sambah kami sampaikan
Talabiah takurang mohon maafkan
Wabillahi taufik wal hidayah
Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Pantun Pernikahan Mandailing

Anda sedang mencari pantun pernikahan Mandailing? ini ada beberapa pantun pernikahan dengan bahasa Mandailing yang bisa kamu jadikan referensi dalam berpantun. Kami harap bisa bermanfaat bagi Anda sekalian.

Muda sabara asa sabustak
Bope salumpat saindege
Hasonanganna so unjung manta
Bo baritana sai tarbege
Tu dia on manoto
Taji ni manuk di rumbungan
Tu dia on binoto
Dapot di ari paruntungan
Pangaritan pamonggolan
Obanon tu ranting ni bulu
Parkancittan pardangolan
Obanon tu jae tu julu
Lasiak ni roburan
Bolas mardangka pe suada
Na sia panomuan
Bolas markata pe suada
Laklak di ginjang pintu
Singkoru tagolom golom
Maranak nian sampulu pitu
Marboru sampulu onom

Pantun Pernikahan Islami dan Romantis

Jika kamu sedang mencari pantun pernikahan islami dan romantis untuk pernikahan Anda atau kerabat. Pantun pantun pernikahan islami dibawah ini bisa menjadi pilihan Anda untuk menghantarkan pada acara pernikahan. Semoga bermanfaat ya untuk acara pernikahannnya.

Indah sungguh syair barzanji

Ditambah merdu lagu marhaban

Berumah tangga ikuti tuntunan nabi

Niscaya sakinah mawaddah, akan didapatkan

Sholawat nabi adalah pujian

Bagi rasul junjungan ummat

Istri yang sholihah adalah hiasan

Membawa berkah sampai akhirat

Mari kita membaca sholawat

Kepada nabi pemberi syafaat

Kepada suami hendaklah taat

Rumah tangga nikmat, hiduppun berkat

Nabi muhammad lahir dikota makkah

Menyinari dunia dengan hidayah

Ciptakan mawaddah, penuhi sakinah

Niscaya allah limpahkan berkah

Sungguh cantik sibunga mawar

Tumbuh subur didalam taman

Pengantin baru ditepung tawar

Mengiringi restu handai dan taulan

Menara miring namanya Pisa,
Letaknya jauh di Eropa.
Walau lelah tiada dirasa,
Pengantin baru banyak tertawa.
Angin berhembus bukan taufan,
Sarapan pagi roti selai.
Datang teman dan handai taulan,
Memberi selamat kepada mempelai.
Ujung Pandang banyak bertemu,
Tepi laut langitnya biru.
Di pandang-pandang tiada jemu,
Alangkah serasi pengantin baru.
Gadis manis menari salsa,
Mendapat seuntai karangan bunga.
Di pelaminan bercubit mesra,
Para jomblo mulutnya menganga.
Papan lekat oleh paku,
Batu belah dalam berongga.
Teriring doa untuk sahabatku,
Moga bahagia di rumah tangga.
Hang Tuah pahlawan yang berjaya,
Perahu datang dari Malaka.
Selamat menempuh hidup bahagia,
Dalam naungan tulusnya cinta

Ya, lumayan banyak pantun pernikahannya. Semoga kumpulan pantun pernikahan ini bisa bermanfaat bagi Anda yang mencari referensi pantun pernikahannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like