Pengertian Seni Patung, Fungsi, Sejarah dan Jenisnya

Adahobi, Seni Patung merupakan salah satu sei rupa 3 dimensi yang dibuat dengan cara memotong, memahat, menatah atau bisa juga dengan mencetaknya sehingga membuat bentuk seperti yang di inginkan.

Keberadaan seni patung memiliki banyak manfaat terutama mempercantik sebuah desain arsitektur khususnya dengan menampilkan corak ukiran yang unik maupun dijadikan sebuah hiasan atau landmark suatu wilayah.

Namun dengan perkembangan yang ada saat ini kita bisa dengan mudah menjumpai seni patung di banyak tempat.

Pengertian Seni Patung

Pengertian Seni Patung
pixabay.com

Berbicara mengenai seni patung, ada hal mendasar yang perlu anda ketahui mengenai pengertian baik secara bahasa maupun makna yakni seperti berikut :

  • Secara Bahasa

Seni patung adalah karya seni rupa yang diciptakan dengan membentuk tanah liat, logam, batu, kayu, atau bahan bervolume lain. Bahan-bahan tersebut kemudian dibuat dengan cara substraktif, baik dengan dipotong, dipahat, atau dicukil sebagai bentuk pengurangan bahan.

Dalam proses tersebut, pengrajin sebagai orang yang membuat patung juga bisa melakukan cara aditif pada bahan yang digunakan. Aditif merupakan teknik menambahkan bahan dengan mengecor maupun mencetak.

  • Secara Makna

Seni patung sendiri secara makna memiliki bentuk sebagai tiruan orang maupun hewan, bisa juga dengan bentuk yang lain. seni patung memiliki bahan pembuatan yang beragam, sesuai dengan keinginan pembuat patung.

Seni rupa ini kebanyakan menirukan manusia atau hewan sebagai objeknya, namun tidak semua patung dibuat dengan menjadikan alam sebagai objek utama. Terdapat patung yang juga dibuat dengan bentuk yang lebih geometris.

Jika diambil dari pengertian bahasa, sculpture merupakan alih bahasa patung dari bahasa Inggris. Apabila dilihat dari Oxford Dictionary, maka akan ditemukan makna bahwa patung merupakan seni pembuatan benda dua atau tiga dimensi dengan maksud untuk meniru, bisa juga dibuat dengan bentuk abstrak.

Sejarah Seni Patung

Sejarah Seni Patung
pixabay.com

Di Indonesia, perkembangan dan sejarah seni patung tidak lepas dengan seni ukir. Sejak tahun 1500-an SM, Indonesia sudah memiliki seni ukir yang menarik untuk dilihat. Nenek moyang bangsa Indonesia dulunya mengukir kapak batu yang digunakan, namun dengan ukiran yang sederhana.

Ukiran yang umum digunakan adalah bentuk titik, lengkungan, maupun garis. Kemudian di tahun 500 hingga 300 SM, seni ukir berkembang dengan pesat. saat itu bahan yang digunakan untuk mengukir sudah mulai beragam, mulai dar perunggu, perak, maupun emas.

Masuknya agama Hindu, Budha, maupun Islam membuat perkembangan tersebut semakin cepat. Masyarakat Indonesia lokal kemudian mengukir di prasasti maupun candi sebagai bentuk penghormatan kepada raja. Setelahnya ukiran kemudian umum ditemukan pada candi, keris, alat kesenian, hingga batu nisan.

Fungsi Seni Patung

Fungsi Seni Patung
pixabay.com

Ada beberapa fungsi seni patung, tergantung dengan maksud dan tujuan pembuatan patung tersebut, diantaranya adalah:

  • Patung kerajinan, merupakan fungsi patung untuk memenuhi kebutuhan pasar. Bentuknya bisa beragam dan dibuat dengan kebutuhan umum, sesuai permintaan pasaran.
  • Patung arsitektur, merupakan patung yang dibuat untuk menunjang dan melengkapi konstruksi, biasanya hendak diletakkan di bangunan. Bentuknya lebih terpadu dan harmonis, arsitektur yang dimiliki juga sudah dirancang dengan baik.
  • Patung seni, merupakan patung yang dibuat murni untuk kepentingan estetis. Bentuknya tidak selalu indah karena patung ini kadang dibuat dengan eksperimental.
  • Patung religi, merupakan patung yang dibuat dengan maksud religius. Umumnya memiliki makna dan unsur yang digunakan untuk beribadah.
  • Patung dekorasi, adalah jenis patung untuk membuat ruangan lebih indah atau digunakan untuk desain eksterior.
  • Patung monument, dimaksudkan untuk mengenang jasa tokoh tertentu, bisa pula dibuat dalam bentuk kelompok. Patung monument juga digunakan untuk memperingati peristiwa sejarah.

Jenis Seni Patung

Jenis Seni Patung
pixabay.com

Jenis jenis seni patung cukup beragam, jika dibagi berdasarkan bentuknya, maka terdapat dua macam, yakni:

1. Figurative

Merupakan patung yang dibentuk dengan maksud meniru, bentuk yang dilihat dalam patung juga bisa ditemukan di kehidupan nyata. Contoh yang paling jelas dari jenis patung ini adalah bentuk manusia maupun hewan, yang dibuat semirip mungkin dengan bentuk aslinya.

2. Non Figurative

Selanjutnya adalah bentuk non figurative, dimana bentuk patung tidak bisa ditemukan di kehidupan nyata atau di bentuk aslinya. Patung non figurative umumnya hanya memiliki garis, lekukan, atau bagian tertentu dari objek.

Jika dibedakan berdasarkan jenisnya, patung merupakan karya seni yang juga dibagi dalam dua macam, yakni:

  • Zoned bosse, merupakan istilah bahwa bentuk patung yang dibuat tunggal atau berdiri sendiri. Patung jenis ini juga tidak menempel di satu sisi tertentu.
  • Relief, merupakan bentuk patung yang dibuat menempel pada permukaan patung. Relief kebanyakan dibuat berdasarkan adegan penting dalam sebuah cerita.

Bahan Membuat Seni Patung

Bahan membuat seni patung
pixabay.com

Bahan yang digunakan untuk membuat patung cukup beragam, namun bahan seni patung yang umum dipakai biasanya:

  • Bahan lunak, merupakan bahan untuk membuat patung dengan tekstur yang empuk dan mudah untuk dibentuk seperti lilin, tanah liat, clay.
  • Bahan sedang, merupakan bahan membuat patung yang teksturnya agak keras, umumnya berupa kayu.
  • Bahan keras, bahan pembuatan patung dengan tekstur yang sangat keras dan berat. Umumnya berupa kayu jenis khusus dan batuan.
  • Bahan cor, merupakan bahan cair (semen, pasir, timah, logam cair) yang akan dituangkan kedalam sebuah cetakan untuk kemudian mengeras dengan sendirinya sehingga membentuk bentuk patung yang sesuai dengan diinginkan

Alat Membuat Seni Patung

Alat Membuat Seni Patung
alibaba.com

Alat yang dipakai untuk membuat patung cukup beragam, beberapa alat ini merupakan alat yang paling sering dipakai, diantaranya:

1. Butsir

Merupakan alat bantu yang memiliki fungsi untuk menambah atau mengurangi bahan pembuatan patung. Dengan menggunakan butsir, maka bentuk patung bisa menarik dan sesuai yang diinginkan.

2. Meja Putar

Ini merupakan meja khusus yang memiliki peran penting di seni patung. Fungsinya untuk mengontrol bentuk patung dari segala arah, jika membuat patung menggunakan tanah liat, ini merupakan pilihan yang tepat.

3. Pahat

Alat lain yang juga dipakai adalah pahat, dipakai untuk mengukir atau memahat bahan pembuatan patung. Ada dua jenis pahat yang biasa dipakai, yakni pahat untuk mengukir kayu dan batu.

4. Palu

Untuk menggunakan pahat, Anda juga harus menggunakan palu, fungsinya untuk memberikan tenaga bagi pahat untuk mengurangi bahan patung. Dengan begitu bentuknya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pembuatnya.

5. Cetakan

Cetakan adalah alat yang digunakan untuk membuat seni patung dari bahan cair yang terbuat dari campuran air dan semen, ataupun timah, logam cair, dll.

Teknik Seni Patung

Teknik Seni Patung
kompas.com

Sama seperti alat yang digunakan, teknik membuat seni patung juga beragam, yang paling umum dipakai adalah sebagai berikut:

  • Teknik pahat, yakni membuat patung dengan bahan keras kemudian mengurangi di bagian tertentu. Prosesnya dilakukan sampai membentuk patung yang diinginkan.
  • Teknik merakit, memiliki bentuk yang sama dengan puzzle, yakni merakit bahan patung sampai terbentuk hasil yang diinginkan.
  • Teknik membentuk, yakni membuat patung dengan cara bertahap, sehingga tercipta bentuk yang sesuai kebutuhan.
  • Teknik butsir, merupakan teknik pembuatan patung dengan mengurangi bahan yang dipakai, umumnya merupakan bahan yang lunak.
  • Teknik cor, merupakan jenis teknik pembuatan patung dimana proses pembuatannya menggunakan bahan utama logam, sehingga perlu dipanaskan agar bisa mencair.

Contoh Seni Rupa Patung Terkenal

Contoh Seni Rupa Patung Terkenal

Ada banyak contoh seni patung terkenal di seluruh dunia, biasanya ditemukan dalam berbagai peradaban besar dunia, diantaranya adalah:

1. Sphinx di Mesir

Mesir memiliki bentuk patung dengan campuran antara manusia dengan hewan, dan menjadi ciri khas dari kebudayaan Mesir. Sphinx dibuat dengan batu gamping dengan ketinggian 20,22 meter, panjang 73,5 meter dan lebar 19,3 meter. Anda bisa menemukannya di dataran Tinggi Giza yang ada di Mesir.

2. Christ the Redeemer

Terletak di Rio de Janeiro, Brazil, Anda akan menemukan patung Yesus dengan ukuran yang besar, setinggi 30 meter. Patung ini juga membentang di udara dengan lebar 28 meter. Seni patung yang ada Brazil ini dibuat di pegunungan Cocovado yang tingginya mencapai 700 meter.

3. Garuda Wisnu Kencana

Garuda Wisnu Kencana adalah seni patung kebanggan masyarakat Bali yang tepatnya berada di Bukit Ungasan, Jimbaran. Patung ini sudah mulai dibangun sejak 1997 namun baru selesai dan diresmikan pada tahun 2018 yang memiliki tinggi sekitar 75 meter dengan lebar 60 meter.


Jadi itulah pembahasan pengenai pengertian seni patung lengkap dengan sejarah, fungsi, teknik, alat dan bahan serta contoh berbagai macam seni patung yang ada di dunia salah satunya dari Indonesia.

Seni patung memang kerap kali dijadikan sebagai kebanggaan sekaligus identitas sebuah bangsa untuk bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like