Teknik Arsir : Pengertian, Fungsi Dan Cara Menggambar

AdaHobi, Teknik Arsir – Menggambar merupakan salah satu hobi atau kegiatan yang menyenangkan. Selain itu, menggambar juga bisa mencerdaskan otak dan membuat pikiran kita lebih berkembang. Nah dalam menggambar atau melukis, tentunya ada teknik atau cara agar hasilnya terlihat bagus dan menarik. Salah satu teknik atau cara menggambar yang akan kita bahas dalam artikel kali ini adalah teknik arsir.

Teknik arsir merupakan teknik dasar bagi seniman yang biasa digunakan dalam menggambar objek atau benda dan berhubungan dengan shading. Bagi anda yang sedang belajar menggambar atau ingin mengetahui tentang teknik arsir ini.

Mimin akan mengulasnya di artikel ini secara luas dan detail. Berikut ini tentang pengertian teknik arsir, fungsi, macam-macam teknik arsir, alat dan bahan yang digunakan, dasar-dasar menggambar dalam teknik arsir dan cara menggambar dengan teknik arsir.

Pengertian Teknik Arsir

Pengertian Teknik Arsir
Pengertian Teknik Arsir

Teknik Arsir merupakan teknik dasar dalam menggambar yang menggunakan pensil sebagai alat utamanya. Teknik shading sendiri merupakan teknik utama yang harus dikuasai seniman. Selain itu, teknik shading ini juga digunakan untuk membuat bayangan pada gambar yang dibuat.

Penggunaan teknik shading adalah untuk membuat bayangan pada gambar agar terlihat nyata dan lebih menarik. Tentu saja bayangan yang dibuat dengan shading harus disesuaikan antara tebal dan tipis. Semakin tebal bayangan atau goresan, semakin gelap bayangan akan terlihat. Di sisi lain, semakin tipis bayangan atau goresannya, semakin terang bayangannya.

Dapat juga disimpulkan bahwa teknik arsir adalah teknik menggambar pensil yang dilakukan dengan menggunakan arsir atau sapuan berulang pada kertas kosong untuk menghasilkan objek atau gambar dan membuat bayangan sehingga menghasilkan gambar yang nyata dan menarik.

Apa Saja Fungsi dari Teknik Arsir?

Teknik Arsir memiliki beberapa fungsi, yaitu:

  1. Beri karakter pada gambar.
  2. Memberi kesan suatu bentuk atau objek pada gambar.
  3. Berikan kesan nyata pada gambar.
  4. Isi bagian yang kosong.
  5. sentuhan akhir pada gambar.

Macam-Macam Teknik Arsir

Macam-macam Teknik Arsir
Macam-macam Teknik Arsir

Sebagai bekal buat Anda yang ingin menjadi seseorang yang jago dalam menggambar atau mau menekuni dunia seni rupa, setidaknya harus mengetahui macam-macam teknik arsir sebagai bekal dasar dalam menggambar.

Ada 6 macam teknik arsir yang harus Anda ketahui, yaitu:

  1. Arsiran satu arah (Hatching)
  2. Arsiran searah kontur (Counter Hatching)
  3. Arsiran silang (Cross Hatching)
  4. Arsiran coretan bebas (Scrumbling)
  5. Arsiran titik (Stippling)
  6. Arsiran lingkaran (Circusilm)

Untuk lebih memahami macam-macam teknik diatas, maka akan kita kupas satu per satu penjelasannya di bawah ini.

1. Arsiran Satu Arah (Hatching)

Teknik arsir hatching merupakan teknik paling dasar yang digunakan dalam pembuatan arsir. Teknik ini dilakukan dengan membuat garis-garis yang searah dan sejajar dengan panjang dan ketebalan yang sesuai.

Teknik ini paling mudah digunakan karena hanya membuat pukulan yang searah dan sejajar. Kepadatan dan ketebalan adalah kunci dalam menciptakan bayangan yang akan tampak seperti bayangan pada gambar.

Jadi, sesuaikan antara tebal dan tipis saat membuat shading untuk menghasilkan gambar yang menarik.  Teknik arsir arsir ini dapat digunakan dalam menggambar berbagai bentuk karena teknik arsir ini memiliki karakter yang halus dan rata.

2. Arsiran Searah Kontur (Counter Hatching)

Teknik arsir counter hatching adalah teknik yang digunakan dalam membuat guratan atau shading yang mengikuti bentuk gambar atau objek. Secara sederhana teknik shading ini adalah membuat guratan atau shading berupa kontur atau lekukan yang mengikuti gambar sehingga akan membentuk bayangan. Dalam menggambar sosok manusia, kartun, hewan, dan tumbuhan biasanya menggunakan teknik arsir kontur penetasan ini.

3. Arsiran Silang (Cross Hatching)

Teknik arsir crosshatching adalah teknik arsir yang dilakukan dengan membuat garis silang. Teknik arsir ini mirip dengan teknik arsir searah, namun pada teknik ini ada tambahan sapuan dengan arah berlawanan sehingga arsir akan berbentuk silang. Teknik ini biasanya digunakan dalam pembuatan gambar permukaan yang memiliki karakter kasar dan halus.

4. Arsiran Coretan Bebas (Scrumbling)

Teknik arsir scrumbling adalah teknik shading yang dilakukan dengan cara membuat sapuan bebas. Teknik ini untuk membuat pukulan atau pukulan bebas sesuai keinginan. Teknik ini sangat berbeda dengan teknik shading lainnya karena teknik ini terlalu sulit digunakan dan harus menyesuaikan shading agar hasil gambar menjadi lebih menarik. Teknik scrumbling shading digunakan pada beberapa gambar seperti batang pohon, kulit kayu dan lain-lain.

5. Arsiran Titik (Stippling)

Teknik arsir stipping adalah teknik shading yang dilakukan dengan cara membuat titik-titik kecil pada gambar. Teknik ini mirip dengan teknik pointillism yang menggunakan titik-titik kecil sebagai dasar untuk membuat bayangan. Ketebalan tipis menjadi kunci dalam membuat shading untuk menghasilkan gambar yang menarik.

6. Arsiran Lingkaran (Circusilm)

Teknik arsir Circusilm merupakan teknik arsir yang dilakukan dengan cara membuat lingkaran. Teknik ini jauh lebih sulit dari teknik sebelumnya. Dimana, dalam membuat arsir membuat lingkaran-lingkaran kecil yang menumpuk.

Teknik ini juga jarang digunakan, namun ada juga yang menggunakan teknik ini untuk melukis wajah dengan pensil warna.

Baca juga : Pengertian Teknik Plakat Lengkap dengan Contohnya

Alat dan Bahan dalam Menggambar Teknik Arsir

Alat dan Bahan Teknik Arsir
Mudahdicari: Alat dan Bahan Teknik Arsir

Apa saja alat dan bahan yang di butuhkan dalam menggambar Teknik Arsir? Setidaknya ada 6 alat dan bahan dalam menggambar menggunakan teknik arsir yang harus Anda sediakan, diantaranya yaitu:

1. Buku Gambar

Buku gambar atau kertas gambar merupakan media atau alat utama yang dibutuhkan dalam menggambar teknik arsir. Selain buku gambar, Anda juga bisa menggunakan buku sketsa. Mencari buku gambar atau kertas gambar sangatla hmudah, karena banyak toko buku yang menyediakannya. Anda tidak perlu repot membeli buku bergambar secara online jika ada banyak toko di sekitar Anda yang menjualnya.

2. Pensil

Pensil tentunya merupakan alat utama yang paling dibutuhkan dalam menggambar dalam teknik apapun. Selain alat utama yang digunakan dalam menggambar, pensil juga memiliki beberapa merk atau jenis pensil yang memiliki kualitas yang berbeda-beda. Misalnya pensil 2B, HB, 7B, F, dan H. Tentu saja, jenis pensil ini memiliki goresan atau bayangan yang berbeda.

3. Penghapus

Penghapus adalah alat yang diperlukan jika ada kesalahan atau ketidaksesuaian dalam menggambar. Tanpa menyiapkan penghapus, Anda akan bingung dalam menggambar jika ingin menghapus goresan atau bayangan yang tidak sesuai.

4. Penggaris

Penggaris juga merupakan alat yang bisa kamu persiapkan sebelum menggambar. Jika Anda sedang menggambar sebuah bangunan atau bangunan, tentunya Anda membutuhkan penggaris untuk mengukur tinggi atau lebar guratan agar ukurannya sama.

5. Cotton Bud atau kapas

Untuk menghasilkan bayangan yang halus dan merata, siapkan juga cotton bud atau cotton bud, karena alat ini juga dapat membantu Anda dalam menggambar.

Belajar Dasar-Dasar Menggambar Teknik Arsir

Dasar-dasar menggambar menggunakan teknik arsir dan membedakan beberapa jenis pensil arsir 2H, 3B, 6B, 6H, 2H, dan F adalah sebagai berikut:

  1. Pelajari teknik arsir pertama dengan membuat gambar kotak.
  2. Buatlah satu kotak atau beberapa kotak. Setelah itu, arsir setiap kotak menggunakan jenis pensil yang berbeda. Misalnya menggunakan pensil 6H, 2H, F, 3B, dan 6B.
  3. Saat membuat shading, semuanya dilakukan dengan membuat goresan yang sama.
  4. Membedakan dan melihat antara hasil gelap dan terang pada bayangan yang dihasilkan oleh masing-masing pensil.
  5. Untuk membuat bayangan gradasi, Anda dapat membuat beberapa kotak.
  6. Kemudian gunakan beberapa jenis pensil untuk mengisi kotak-kotak tersebut, misalnya dengan pensil 2H, 3B dan 6B.
  7. Selanjutnya, arsir kotak dengan goresan yang berbeda dan tekan pada setiap kotak.
  8. Lihat dan bedakan antara intensitas gelap dan terang yang dihasilkan oleh jenis pensil ini.

Cara selanjutnya Anda bisa membuat beberapa bentuk dasar dalam satu kotak, kemudian pada setiap bentuk dasar membuat arsir dengan tingkat arsir atau guratan yang berbeda. Lihat dan bedakan, Anda sudah bisa membuat teknik dasar dalam menggunakan teknik arsir.

Cara Menggambar dengan Teknik Arsir

Cara Menggambar dengan Teknik Arsir
Cara Menggambar dengan Teknik Arsir

Setelah Anda mempelajari tentang teknik dasar dalam menggunakan teknik arsir dan memahami alat-alat yang harus dibutuhkan dalam menggambar, di sini Anda juga dapat belajar menggambar menggunakan teknik tersebut.

Adapun langkah-langkah menggambar dengan teknik arsir, diantaranya adalah:

1. Membuat Sketsa

Gambar sketsa dengan garis halus dan gunakan pensil HB. Gunakan sebuah penghapus jika ada kesalahan pada saat membuat garis atau sketsa dan berhati-hatilah saat menghapus agar struktur kertas tetap rapi dan halus. Perhatikan juga saat menekan pensil, karena jika Anda menekan terlalu banyak dan ada kesalahan, saat Anda menghapusnya akan meninggalkan bekas goresan.

2. Mempertebal Sketsa Awal

Saat mengentalkan sketsa Anda harus tetap tenang dan santai saat memegang pensil. Secara garis besar, perhatikan goresan mana yang dibuat tebal dan tipis. Setelah selesai menebalkan sketsa awal, langkah selanjutnya adalah memulai shading.

3. Menentukan objek yang diarsir

Mengarsir adalah poin utama dalam menggambar, anda harus memahami gambar yang anda buat agar tidak bingung saat mengarsir. Bayangan pada gambar yang seharusnya atau jika Anda melihat efek 3D. Gelap, sedang dan terang adalah kunci efeknya. Gunakan beberapa jenis pensil untuk menggelapkan gambar.

4. Mengarsir

Saat mengarsir gambar, gunakan tangan yang berlawanan dengan gambar. Artinya, saat mengarsir gambar ke kanan, baik atas atau bawah, gunakan tangan kiri Anda dan sebaliknya. Cara ini bertujuan agar tangan anda tidak terkena shading yang sudah dibuat sebelumnya karena jika terkena tangan anda shading akan memudar dari kerapatannya.

Jika Anda tidak nyaman menggunakan tangan kiri, gunakan saja tangan kanan Anda tetapi alaskan tangan Anda dengan kertas agar gesekan tangan tidak menghapus bayangan. Gunakan jenis pensil yang sesuai dengan objek atau gambar, karena hasilnya akan mempengaruhi hasil bayangan. Perhatikan objek yang akan diarsir, beri shading tebal, sedang dan tipis sesuai gambar.

5. Menggunakan Jenis Pensil Tertentu

Disarankan untuk menggunakan pensil dengan ujung runcing saat mengarsir di bagian-bagian kecil untuk hasil yang maksimal. Tentukan gambar dan bayangan sesuai dengan sketsa. Perhatikan dulu sebelum pindah ke objek lain. Amati dan periksa apakah gambar dan bayangannya sama rata.

6. Penambahan Arsiran

Tambahkan beberapa bayangan pada gambar untuk membuat hasilnya lebih menarik dan nyata. Sesuaikan juga bagian mana yang perlu ditambahkan shading.

7. Finishing

Pada tahap ini gambar sudah selesai, namun alangkah baiknya anda membuat background agar hasil gambar lebih spektakuler. Buat latar belakang yang mendukung gambar. Demikian ulasan tentang Teknik Arsir: Pengertian, Fungsi Dan Cara Menggambar Dengan Teknik Arsir semoga bermanfaat.


Demikianlah pembahasan artikel kali ini mengenai teknik arsir mulai dari pengertian teknik arsir, fungsi, macam-macam teknik arsir, alat dan bahan yang digunakan, dasar-dasar menggambar dalam teknik arsir dan cara menggambar dengan teknik arsir. Semoga bermanfaat ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like