Siklus Hidup Hewan: Pengertian, Bentuk dan Contohnya

Adahobi, Siklus Hidup Hewan – Hewan merupakan salah satu makhluk hidup yang ada di dunia selain tumbuhan dan juga manusia. Sehingga tumbuhan juga memiliki tahapan siklus hidup hewan atau biasa kita sebut sebagai daur hidup hewan. Lalu apa itu sih siklus hidup hewan itu, apa saja bentuk dan juga contohnya? Simak penjelasan berikut ini mengenai siklus hidup hewan!

Pengertian Siklus Hidup Hewan

Siklus Hidup Hewan
Siklus Hidup Hewan id-static.z-dn.net

Hewan merupakan makhluk hidup yang melewati proses pertumbuhan, dari mulai lahir hingga dewasa. Perubahan bentuk tubuh yang ada pada hewan tersebut disebabkan adanya perubahan sel yang terjadi seiring dengan berjalannya waktu. Sehingga cepat atau lambat dari pertumbuhan pada hewan tersebut bisa dipengaruhi dari makanan yang dimakan oleh hewan tersebut. 

Siklus hidup hewan atau daur hidup hewan juga akan berakhir pada kematian. Karena hidup hewan akan melewati perputaran atau biasanya disebut dengan siklus life cycle yang akan kembali lagi pada titik awalnya. Dimana hidup dari hewan akan berakhir pada kematian dan dimulai lagi dari awal atau lahirnya hewan kemudian terus tumbuh dan juga berkembang hingga berakhir dengan matinya hewan tersebut. 

Bentuk Siklus Hidup Hewan

Berdasarkan proses perubahan dan bentuk tubuhnya, siklus hidup hewan dibagi menjadi dua yaitu:

A. Hidup Hewan Dengan Metamorfosis

Siklus Hidup Hewan Hidup Hewan Dengan Metamorfosis
Siklus Hidup Hewan – 4.bp.blogspot.com

Metamorfosis merupakan perubahan dari bentuk hewan secara bertahap, yakni setelah kelahiran atau penetasan hingga menjadi dewasa. Sebagian besar hewan akan mengalami daur hidup tanpa mengalami metamorfosis. Contoh hewan dari daur hidup adalah kucing, anjing, dan juga ayam. Sedangkan sebagian kecil hewan yang ada di bumi mengalami daur hidup secara metamorfosis, contohnya adalah kupu-kupu dan kecoa. 

Siklus atau daur hidup dengan metamorfosis merupakan siklus hidup dari sekelompok hewan yang lahir dengan bentuk yang berbeda dari induknya. Bukan hanya itu, hewan tersebut juga akan mengalami perubahan bentuk yang akan terjadi secara bertahap hingga dewasa. Metamorfosis dibagi menjadi 2 yakni, metamorfosis sempurna dan juga metamorfosis tidak sempurna.

1. Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis sempurna akan dialami oleh hewan yang telah memiliki bentuk tubuh yang sangat berbeda dengan induknya sejak lahir. Hewan ini harus melewati beberapa proses untuk memiliki tubuh yang sama dengan hewan lainnya.  Tahapan tersebut antara lain.

  • Telur

Telur merupakan proses berkembang biak yang dihasilkan oleh hewan untuk keberlangsungan populasinya. 

  • Larva

Larva merupakan bentuk muda dari hewan yang telah menetas dari telurnya. Proses hewan untuk menjadi larva hanya dialami oleh hewan yang siklus hidupnya mengalami metamorfosis sempurna. 

  • Kepompong atau Pupa

Pupa atau biasanya kita sebut sebagai kepompong adalah tahapan yang dilalui oleh hewan dari larva menuju dewasa. Daur hidup hewan yang tidak mengalami tahapan pupa adalah hewan dari jenis selain kupu-kupu

  • Nimfa

Nimfa merupakan proses hewan yang baru tumbuh tetapi sudah menyerupai bentuk dewasanya. Yang berbeda hanya dari segi ukuran yang lebih kecil dan ada juga beberapa bagian tubuh yang belum tumbuh. 

  • Imago atau Dewasa

Imago merupakan tahapan terakhir yang dilalui dalam proses metamorfosa. Pada fase ini hewan yang sudah menjadi dewasa telah memiliki alat reproduksi yang sempurna dan siap untuk berkembang biak.

2. Metamorfosis Tidak Sempurna

Metamorfosis Tidak sempurna merupakan daur hidup yang ada pada hewan, dimana hewan akan mengalami tiga tahapan perubahan saja, yakni dimulai dari telur menjadi nimfa atau larva dan yang terakhirnya yakni menjadi dewasa. 

Metamorfosis tidak sempurna juga bisa dikatakan sebagai hewan yang sudah mempunyai bentuk dengan induknya atau kondisi hewan pada saat dewasa, tetapi terdapat beberapa bagian tubuh yang belum sempurna.

B. Hidup Hewan Tanpa Metamorfosis

Siklus Hidup Hewan Hidup Hewan Tanpa Metamorfosis
Siklus Hidup Hewan – i.ytimg.com

Daur hidup tanpa metamorfosis merupakan daur hidup yang diawali dengan lahirnya atau menetasnya hewan baru yang bentuk tubuhnya sama dengan bentuk tubuh induknya. 

Pada hidup tanpa metamorfosis biasanya hanya akan mengalami perubahan dari ukuran tubuh tanpa adanya perubahan bentuk. Biasanya hewan pada bentuk ini terjadi pada hewan unggas dan hewan yang berkembang biak dengan cara beranak.

Contoh Hewan Dengan Metamorfosis

Metamorfosis merupakan perubahan bentuk hewan yang terjadi secara bertahap. Lalu apa saja contoh-contoh dari jenis metamorfosis tersebut? Simak contoh dari metamorfosis sempurna dan tidak sempurna di bawah ini!

A. Contoh Metamorfosis Sempurna

Berikut ini merupakan contoh-contoh jenis hewan metamorfosis sempurna. Apa saja hewan tersebut? Simak daftarnya dibawah ini!

1. Kupu-kupu

Contoh Daur Hidup Kupu-kupu
Siklus Hidup Hewan – blue.kumparan.com

Proses dari daur hidup kupu-kupu dimulai dari, kupu-kupu betina bertelur pada permukaan yang ada di daun. Kemudian telur tersebut akan menetas dan menjadi ulat atau larva dan dapat bertahan hidup dengan cara memakan daun-daunan. 

Setelah ulat tersebut mendapatkan makanan yang cukup, maka ulat akan tumbuh dan juga berkembang menjadi kelompok atau pipa. Sehingga jika waktu yang sudah cukup, ulat yang berada di dalam kepompom akan keluar dan berubah menjadi kupu-kupu. Siklus tersebut terus bertahap dimana kupu-kuou dewasa akan dewasa dan siap untuk bertelur kembali.

2. Nyamuk

Contoh Daur Hidup Nyamuk
Siklus Hidup Hewan – grid.id

Daur hidup dari nyamuk adalah dimulai dari nyamuk betina dewasa akan bertelur diatas permukaan air. Kemudian telur tersebut akan menetas dengan menjadi jentik-jentik atau larva menjadi tingkat I atau pertama. 

Kemudian larva tingkat I akan tumbuh dan juga berkembang menjadi larva tingkat II atau disebut sebagai pupa. Jika waktu yang dibutuhkan sudah cukup, maka pupa larva tersebut akan menetas menjadi nyamuk. Siklus tersebut akan berulang-ulang,m terjadi di air,  yakni dari menjadi telur hingga dewasa.

3. Katak

Contoh Daur Hidup Katak
Siklus Hidup Hewan – blue.kumparan.com

Daur hidup katak adalah dimulai dari ketika telur katak tersebut menetas di dalam air, sehingga akan menjadi berudu atau biasanya kita kenal sebagai kecebong. Kecebong tersebut mempunyai insang, mulut dan juga ekor sehingga memudahkan untuk hidup di dalam air, kurang lebih bentuk dari kecebong mirip dengan ikan. 

Selanjutnya kecebong tersebut akan berkembang dan kemudian akan tumbuh kaki yang ada pada bagian belakang dan disusul oleh kaki pada bagian depan. Sehingga kecebong tersebut mulai berenang ke permukaan air. 

Setelah proses tersebut, kecebong akan berubah menjadi katak muda dan mulai untuk belajar bertahan hidup dan juga belajar untuk menghirup udara dengan menggunakan paru-paru. Akhir dari proses metamorfosis katak atau berubahnya katak menjadi dewasa adalah ditandai dengan ekor yang terserap.

4. Lalat

Contoh Daur Hidup Lalat
Siklus Hidup Hewan – dosenbiologi.com

Lalat merupakan hewan yang hidup di tempat yang kotor, seperti tempat sampah. Hal ini dikarenakan karena katak membutuhkan limbah tersebut sebagai makanan. Sebab itu lah lalat akan berkembang biak di tempat sampah. 

Proses daur ulang dari lalat adalah pada saat lalat dewasa meletakkan telurnya pada tempat sampah atau tempat lainnya yang menjadi sumber dari makanan lalat. Kemudian telur tersebut akan menetas dan menjadi sebuah larva yang bersiap untuk mencari makan. 

Makanan yang biasanya disukai oleh larva lalat adalah daging atau buah-buahan yang busuk. Jika larva tersebut sudah selesai mengumpulkan cadangan makanan, maka larva akan menjadi sebuah pipa dan dapat memulai proses metamorfosis untuk menjadi seekor lalat dewasa.

5. Lebah

Contoh Daur Hidup Lebah
Siklus Hidup Hewan – www.doyanblog.com

Daur hidup yang terjadi pada lebah adalah dimulai dari bertelurnya lebah betina pada sarang yang berbentuk ruang-ruang kecil. Ruang-ruang kecil tersebut akan diisi dengan telur lebah di setiap ruangannya. 

Kemudian telur akan menetas dan menjadi sebuah larva yang mirip cacing tidak melata. Larva tersebut akan tumbuh dan menjadi pupa atau kepompong yang diselimuti oleh cangkang yang keras. 

Jika waktu tersebut sudah cukup, kepompong akan berubah menjadi belah dan akan keluar dari cangkang tersebut untuk melanjutkan proses menjadi lebah dewasa

B. Contoh Metamorfosis Tidak Sempurna

Berikut ini merupakan contoh-contoh jenis hewan metamorfosis tidak sempurna. Apa saja hewan tersebut? Simak daftarnya dibawah ini!

1. Kecoa

Contoh Daur Hidup Kecoa
Siklus Hidup Hewan – dosenpendidikan.co.id

Kecoa merupakan hewan yang masuk kedalam jenis metamorfosis tidak sempurna. Hal ini dikarenakan tidak adanya tahapan kecoa menjadi kepompong dalam proses metamorfosisnya. 

Pada awal metamorfosis, kecoa betina tersebut akan bertelur di atas permukaan yang ada pada tanah atau pada tumpukan sampah, telur yang dihasilkan oleh kecoa dewasa bisa mencapai jumlah yang cukup banyak. Kemudian telur kecoa tersebut akan menetas dan berubah menjadi nimfa yang kemudian akan berkembang menjadi kecoa dewasa.

2. Capung

Contoh Daur Hidup Capung
Siklus Hidup Hewan – www.doyanblog.com

Capung merupakan hewan yang masuk kedalam jenis metamorfosis tidak sempurna. Hal ini dikarenakan pada awalnya capung berikan akan meletakkan telur pada tumbuhan yang hidup di air, telur dari capung tersebut telah diselimuti oleh lendir. 

Setelah dua hari atau mencapai hingga satu minggu, telur akan menetas dan menjadi nimfa yang hidup di air. Nimfa tersebut akan memakan berudu dan ikan-ikan kecil. Jika usia sudah cukup, maka jimfa akan mengeluarkan sayap dari dalam kulitnya dan menjadi capung mudah sampai dengan tumbuh deawsa. Karena capung termasuk hewan yang tidak mengalami proses kepompong atau pupa.

3. Belalang

Contoh Daur Hidup Belalang
Siklus Hidup Hewan – belajargiat.id

Daur hidup hewan belalang dimulai dari belalang betina yang akan bertelur di tanah atau pada tumbuhan tertentu. Dimana proses bertemu biasanya dilakukan selama 3-4 hari, hingga semua telur tersebut dikeluarkan. 

Dalam beberapa hari telur akan menetas dan akan menjadi nimfa yang memiliki bentuk mirip dengan belalang dewasa tetapi masih belum tumbuh sayapnya. Proses belalang menjadi nimfa biasanya akan terjadi selama 25-40 hari.  Kemudian nimfa akan berganti menjadi kulit yang kemudian menjadi belalang dewasa yang telah memiliki sayap.

4. Jangkrik

Contoh Daur Hidup Jangkrik
Siklus Hidup Hewan – jagad.id

Daur hidup hewan jangkrik dimulai dari jangkrik betina yang akan mengeluarkan telurnya didalam pasir atau tanah. Kemudian telur tersebut akan menetas dan menjadi nimfa atau biasanya disebut dengan jangkrik kecil. 

Selama proses nimfa terjadi, jangkrik akan mengalami pergantian kulit sebanyak 6-8 hari. Pada proses pergantian yang terakhir, nimfa akan menjadi jangkrik dewasa.

Contoh Hewan Tanpa Metamorfosis

Berikut ini merupakan contoh-contoh jenis hewan tanpa metamorfosis. Apa saja hewan tersebut? Simak daftarnya dibawah ini!

1. Ayam

Contoh Daur Hidup Ayam
Siklus Hidup Hewan – jagad.id

Ayam merupakan salah satu jenis unggas yang banyak kita temui dalam kehidupan sehari-hari, biasanya hewan ini akan dimanfaatkan daging dan juga telurnya. Ayam merupakan hewan yang bertelur, biasanya ayam tersebut akan bertelur pada tanah atau anyaman dari daun-daun kering. 

Telur akan dierami oleh hewan ini selama beberapa waktu hingga telur berhasil menetas dan menjadi anak ayam. Anak ayam yang baru menetas tersebut akan memiliki bentuk yang mirip dengan induknya, tetapi biasanya ada beberapa bagian yang kurang, seperti bulu yang belum tumbuh. 

Anak ayam akan terus berkembang dan menjadi ayam muda hingga dewasa dan telah siap untuk berkembang.

2. Kucing

Contoh Daur Hidup Kucing
Siklus Hidup Hewan – www.doyanblog.com

Kucing merupakan salah satu hewan yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Sehingga kucing tersebut menjadi hewan yang tidak mengalami proses metamorfosis. 

Kucing betina dewasa akan mengandung biasanya selama kurang lebih 3 bulan sampai anak kucing yang ada di dalam perutnya dilahirkan. Biasanya sarana rambut kucing yang baru menetas akan sama dengan warna rambut induknya. 

Kemudian anak kucing tersebut terus berkembang hingga menjadi kucing dewasa. Hewan ini juga tidak mengalami perubahan yang banyak dalam segi bentuknya, dimana hanya mengalami pertumbuhan dan gerakan yang semakin lincah.

Penutup

Demikian penjelasan tentang siklus hidup hewan, penjelasan tersebut meliputi pengertian, bentuk dan juga contoh-contoh dari masing masing jenisnya. Semoga artikel tersebut dapat bermanfaat dan bisa dipahami dengan baik!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like