Memahami Teknik Aquarel pada Seni Lukis [Lengkap]

AdaHobi, Teknik Aquarel – Teknik aquarel menjadi salah satu teknik melukis yang cukup populer. Khususnya bagi pelukis yang menginginkan hasil dengan efek transparan.

Menariknya, teknik ini dianggap sebagai teknik paling tepat dengan tahapan mudah yang cocok bagi pelukis pemula.

Artikel berikut akan membahas banyak hal seperti definisi teknik melukis aquarel, ciri – ciri, fungsi, macam, alat dan bahan teknik aquarel, contoh lukisan aquarel, serta yang terpenting bagaimana cara melukis menggunakan teknik aquarel dengan benar.

Definisi Teknik Aquarel

Definisi Teknik Aquarel

Apa itu teknik aquarel? Mudahnya teknik melukis aquarel adalah sebuah cara menyapukan cat air secara tipis dan ringan di permukaan kertas.

Teknik aquarel biasanya diterapkan pada konteks lukisan agar memiliki hasil bernuansa transparan. Karenanya dalam hal ini penggunaan cat air tidak bisa sembarangan.

Cat umumnya dibuat menjadi sedikit lebih encer. Tujuannya tentu saja agar hasil sapuan cat air mempunyai hasil yang lebih tipis.

Beberapa bahkan sengaja membuat hasilnya terkesan tembus pandang dan transparan secara sempurna.

Dalam praktiknya, teknik aquarel ini dibagi menjadi dua macam, yaitu:

  1. Wet On Wet

Teknik wet on wet ini bisa dilakukan dengan cara menumpuk cat warna lain dalam satu titik.

Penumpukan ini biasanya menggunakan warna cat yang lebih gelap. Untuk tekniknya sendiri diterapkan saat sapuan cat warna pertama masih dalam kondisi basah.

Alasannya dalam kondisi basah, cat akan mudah tercampur pada cat kedua yang disapukan. Sehingga akan timbul warna gradasi yang cantik pada lukisan nantinya.

  1. Wet On Dry

Wet on dry merupakan teknik melukis aquarel yang dilakukan dengan cara menumpukkan cat warna lain yang lebih gelap pada sapuan cat pertama yang telah kering.

Berbeda dengan Wet on wet, teknik Wet on dry ini nantinya akan menghasilkan lukisan dengan gradasi warna.

Bisa dikatakan hasil lukisan menggunakan teknik Wet on dry lebih mengarah pada sentuhan warna cat yang terkesan tajam pada tepi kuasan.

Inilah mengapa teknik ini umum dilakukan leh pelukis ketika ingin menonjolkan bagian pada benda yang dilukis.

Ciri-ciri Teknik Aquarel pada Lukisan

Ciri-ciri Teknik Aquarel pada Lukisan

Pada dasarnya, setiap jenis teknik melukis masing-masing memiliki ciri khas khusus tersendiri.

Hal ini berlaku juga untuk teknik melukis Aquarel. Untuk bisa menyimpulkan sebuah lukisan dilukis dengan teknik Aquarel, kamu bisa melihatnya dari ciri-ciri di bawah ini:

  1. Teknik melukis aquarel memiliki ciri khas penggunaan cat air yang encer.
  2. Lukisan cenderung memiliki sifat mudah kering.
  3. Lukisan bersifat tidak bisa menutupi warna dasar secara sempurna. Hal ini akan membuat warna dasar yang terlapisi cat air tidak sepenuhnya hilang.
  4. Lukisan bersifat transparan, tembus pandang dengan warna tipis.
  5. Hasil lukisan mudah dipengaruhi pada kondisi sekitar. Misalnya saat kondisi lembab atau kering.
  6. Teknik aquarel dikenali dengan ciri mudah dibersihkan dan tidak memiliki bau menyengat.
  7. Hasil lukisan memiliki warna yang cenderung terang dan segar.

Baca juga : Mengenal Teknik Dussel, Ciri, Fungsi dan Contohnya 

Fungsi Teknik Aquarel Jika Diterapkan pada Lukisan

Fungsi Teknik Aquarel
metmuseum.org

Jika diterapkan pada saat melukis, teknik aquarel memiliki fungsi untuk membuat hasil lukisan memiliki warna tipis dan ringan, tembus pandang serta terlihat transparan.

Karena itulah teknik ini biasanya dilakukan dengan menyapukan cat dengan sangat tipis.

Media dan Peralatan Teknik Aquarel

Media dan Peralatan Teknik Aquarel
milenialjoss.com

Sebelum masuk pada pembahasan cara melukis menggunakan teknik aquarel, mari membahas dulu mengenai media serta peralatan yang dibutuhkan sebelum melukis.

Adapun media serta peralatan yang dibutuhkan diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Kertas gambar

Tidak boleh sembarangan, media gambar aquarel harus benar – benar diperhatikan. Untuk kertas gambar, kamu bisa menggunakan kertas aquarel khusus yang akan membuat hasil lukis maksimal. Untuk harga yang lebih ekonomis, kamu bisa membeli kertas gambar biasa yang memiliki kualitas bagus.

  • Cat air yang telah dibuat sedikit encer

Cat air dalam teknik aquarel menjadi poin yang penting. Pasalnya, warna inilah yang paling memberikan pengaruh pada hasil akhir lukisan.

Jadi sebisa mungkin pilihlah cat air dengan kualitas terbaik. Meskipun biasanya memiliki harga yang relatif mahal, namun percayalah, kualitas cat tidak akan membohongi hasil lukisan nantinya.

  • Palet cat air

Pemilihan palet cat bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Jika memang hanya menggunakan sedikit warna, palet dengan lubang tidak terlalu banyak bisa kamu pilih.

Sebaliknya, palet dengan lubang agak banyak bisa dipilih jika memang kamu memiliki banyak warna penting yang perlu diaplikasikan pada lukisan.

  • Kuas cat

Seperti halnya media lukis kertas, pada teknik aquarel kuas cat juga tidak boleh dipilih secara asal. Pasalnya, teknik ini memiliki kuas khusus tersendiri.

Umumnya jenis kuas aquarel ini, bisa kamu temukan dengan mudah di toko lukis atau toko peralatan sekolah. Sebisa mungkin pilih jenis kuas aquarel paling sesuai dengan budget yang pas pula.

  • Pensil dan penghapus

Selain kuas, pensil dan penghapus juga perlu kamu siapkan sebelum mulai melukis. Bagi kamu yang telah profesional, kedua benda ini mungkin tidak terlalu penting.

Namun untuk pemula, pensil dan penghapus, nantinya akan sangat diperlukan. Salah satunya yaitu ketika pembuatan sketsa.

Pensil akan memudahkan karena memiliki bekas noda yang mudah dihilangkan. Terlebih jika pensil digoreskan secara tipis.

Dan tentu saja, penghapus akan sangat membantu menghapus noda pensil jika sewaktu-waktu ada kesalahan saat pembuatan sketsa.

  • Kain lap

Pada proses lukis aquarel, sesekali kain lap juga akan kamu butuhkan. Untuk jenisnya, kamu bisa menyesuaikan dengan kebutuhan.

Untuk awal – awal tentu kain lap ini akan sering digunakan. Namun setelah menjadi lebih mahir, kamu bisa mengurangi tingkat penggunaan kain lap saat melukis.

  • Air

Air pada proses lukis aquarel merupakan komposisi penting yang tidak boleh lupa untuk disiapkan.

Hal itu karena air ini nantinya akan sangat diperlukan untuk menyiapkan cat yang akan digunakan pada tahapan pewarnaan lukisan.

Air ini juga akan membantu memperoleh konsentrasi kecairan cat yang sempurna.

Cara Melukis dengan Teknik Aquarel

Cara Melukis dengan Teknik Aquarel
montmarte.net

Ada beberapa tahapan yang perlu kamu pahami saat akan menggunakan teknik menggambar aquarel.

Agar hasil lukisan bisa berhasil, tahapan teknik ini perlu kamu lakukan secara urut dan benar.

1. Tahap Persiapan Melukis

Tahapan paling awal sebelum melukis dengan Aquarel yaitu tahapan persiapan. Adapun persiapan tersebut meliputi beberapa poin di bawah ini:

  • Menentukan tema lukisan

Tahapan dasar yang penting kamu pikirkan sebelum memulai melukis yaitu menentukan tema atau konsep.

Dalam melukis penentuan tema ini akan sangat penting. Pasalnya, konsep atau tema lah yang nantinya akan mengatur serta menentukan hasil akhir yang sesuai seperti apa yang kamu inginkan.

Tidak hanya itu, untuk pemula, penentuan tema diawal juga akan memudahkan proses jalananya pelukisan.

Jadi tidak akan ada lagi drama seperti bingung objek apa yang akan digambar atau warna apa yang akan digunakan.

  • Buat sketsa lukisan

Pada dasarnya, melukis memang bisa kamu lakukan secara langsung bahkan tanpa bantuan sketsa sekalipun. Namun apa yakin jika kamu tidak melakukan kesalahan sedikit pun saat menggambar nantinya?

Sebenarnya salah satu alasan inilah yang membuat sketsa menjadi penting disiapkan sebelumnya. Tentunya untuk meminimalisir terjadinya kesalahan saat proses melukis.

Bukankah akan sangat sayang jika objek yang hampir jadi kamu gambar namun rusak karena kesalahan setitik yang tidak bisa dihapus?

Nah, inilah alas an mengapa sketsa sangat dibutuhkan. Dalam pembuatannya, kamu bisa menggunakan bantuan pensil terlebih dahulu.

Gores tipis-tipis dan hindari terlalu menekan goresan pensil sampai menyisakan goresan noda yang sulit dihilangkan.

Bukan apa-apa, sebab goresan pada sketsa ini bersifat sementara dan akan dibersihkan jika proses melukis selesai.

  • Basahi kertas gambar

Tahapan ketiga sebelum memulai teknik Aquarel yaitu membasahi kertas gambar dengan air.

Mengapa teknik aquarel menggunakan media basah? Seperti fungsinya, media basah ini nantinya akan membantu memberikan efek tipis pada lukisan saat pewarnaan.

Basahi permukaan kertas secukupnya saja. Jangan terlalu sedikit, jangan pula membuat kertas gambar terlalu basah.

Agar bisa memperkirakan tingkat basah kertas gambar dengan tepat, kamu bisa menggunakan bantuan kuas saat memberikan air.

2. Tahapan Pewarnaan

Tahapan kedua setelah tahapan pertama siap yaitu melakukan pewarnaan. Pewarnaan bisa kamu lakukan dengan langkah – langkah berikut ini:

  • Membubuhkan cat pada media lukis

Tahap pewarnaan bisa kamu mulai dengan membubuhkan cat air pada media lukis yang telah dibasahi.

Seperti mewarnai lukisan pada umumnya, kamu bisa menyapukan kuas sesuai dengan arah bidang objek yang akan diwarnai.

Mulailah dari kiri ke kanan atau dari arah atas ke bawah. Untuk hasil yang lebih rapi, lakukan pewarnaan searah secara konsisten.

  • Melakukan teknik penyapuan warna dengan benar

Pada dasarnya, kunci teknik pewarnaan adalah ‘cukup menyapukan kuas sesuai dengan bidang objek’.

Jangan sekali-kali melawan bidang seperti menyapukan kuas dengan cara menggulung ke berbagai arah.

Atau misalnya, mewarnai objek dengan cara berulang-ulang (tidak dalam sekali sapuan) dan teknik menyilang.

Bukannya berhasil, jika dilakukan teknik tersebut secara sembarangan justru akan merusak keindahan hasil lukisan nantinya.

Lalu teknik pewarnaan seperti apa yang benar? Lakukan sapuan warna secara tipis satu kali saja. Jangan pernah mengulang dan menimpa sapuan terdahulu.

Untuk mendapatkan sapuan warna yang sesuai, sebelumnya kamu bisa mempersiapkan cat air dengan warna yang matang.

3. Tahapan Pengeringan

Terakhir lakukan tahapan pengeringan. Caranya yaitu angin-anginkan atau jemur di bawah sinar matahari hasil lukisan Aquarel.

Cara pengeringan alami seperti ini tidak akan merusak keindahan lukisan dan akan mengeringkan cat air secara sempurna.

Jangan pernah menggunakan bantuan alat pengering. Cat yang masih basah justru bisa saja tercecer mengenai bagian objek lukisan sehingga akan merusaknya.

Dimana Bisa Menemukan Contoh Gambar Teknik Aquarel?

Pada pameran biasanya lukisan dengan teknik aquarel akan mudah kamu temukan. Lukisan ini biasanya akan berjajar bersama lukisan dengan teknik lukis lain seperti mozaik, plakat, atau yang lainnya.

Contoh Lukisan Aquarel
cindybriggs.com
Contoh Gambar Aquarel
feminatalk.com
Contoh Gambar Lukisan Aquarel
artisticaly.com

Demikian pembahasan mengenai teknik aquarel dan segala pembahasan terkait. Semoga bisa sedikit membantu, khususnya bagi kamu yang ingin mencoba melukis menggunakan teknik ini.

Meski tidak akan mudah di awal percobaan, dengan semangat dan kegigihan untuk terus mencoba maka tidak mustahil kamu bisa menguasai teknik ini.Selamat berproses, ya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like