9+ Jenis Ornamen Batik Pokok yang Menarik

Adahobi, Ornamen BatikBatik adalah pakaian tradisional yang telah mendapatkan apresiasi sebagai warisan khas Indonesia yang sangat indah. Ada berbagai macam ornamen yang diaplikasikan pada batik tersebut, dan semuanya tampak menarik untuk dilihat. Berikut ini adalah beberapa jenis ornamen batik menarik dan unik yang bisa diketahui.

1. Ornamen Batik Pohon Hayat

Ornamen Batik Pohon Hayat

Ornamen batik pertama yang perlu diketahui adalah ornamen pohon hayat. Pohon ini juga seringkali disebut sebagai pohon surga, yang digambarkan sebagai suatu lambang kehidupan dan sebuah pohon imajinasi yang memiliki sifat sakti dan perkasa. Di Indonesia sendiri, pohon ini bisa ditemukan di berbagai daerah dengan bentuk yang bervariasi.

Apabila dilukis sebagai batik, maka pohon ini akan dibuat ke dalam bentuk pohon kecil yang terdiri atas daun, batang, kuncup, batang, dan akar tunjang. Sejak zaman dahulu, ornamen pohon hayat biasa digunakan pada relief candi seperti Candi Jago. Berdasarkan sejarah, ornamen ini dipercaya sudah ada sejak abad ke-13 terbukti atas keberadaan ornamen ini pada makam Ratu Kalinyamat.

2. Ornamen Batik Garuda

Ornamen Batik Gurda

Seperti namanya, ornamen batik yang satu ini memang mengambil inspirasi dari keberadaan burung garuda. Berdasarkan kepercayaan masyarakat Jawa, burung garuda adalah sebuah burung berukuran besar yang memiliki kedudukan sangat tinggi dan penting di dalam kehidupan sehari-hari. Burung ini dipercaya menjadi tunggangan Dewa Matahari atau yang dikenal sebagai Batara Wisnu.

Karena hal tersebutlah, burung garuda seringkali dijadikan sebagai simbol kejantanan dan kekuasaan seseorang. Sebagai motif batik, bentuk ornamen garuda akan digambarkan ke dalam bentuk yang menyerupai burung Rajawali dan sayap yang ada di kedua sisinya pun tampak sangat besar seperti Merak. Sayap tersebut akan digambar dalam keadaan terbuka namun ada pula yang dibuat tertutup.

Baca juga :

3. Ornamen Batik Burung

Ornamen Batik Burung

Burung memang menjadi salah satu hewan yang seringkali dijadikan sebagai model utama dalam menggambar sejak zaman dahulu kala. Hal tersebut karena bentuknya yang tidak terlalu sulit untuk digambar dan bentuk sayapnya pun akan sangat indah untuk digambar karena makna filosofis yang ada di baliknya bisa dibilang sangat dalam.

Pada batik, ornamen burung biasanya dijadikan sebagai sebuah ornamen pengisi dan bukan sebagai ornamen utama. Jumlah burung yang digambarkan sebagai ornamen batik pun tidak terlalu banyak, dan terkadang hanya berjumlah tiga atau empat saja.

4. Ornamen Binatang Berkaki Empat

Ornamen Binatang Berkaki Empat

Sejak zaman kesaktian di Indonesia, binatang berkaki empat seringkali disembah dan dianggap sebagai seorang Dewa. Hal tersebut terpengaruh oleh kedatangan agama Hindu yang menganggap bahwa hewan atau makhluk hidup di dunia merupakan jelmaan Dewa yang datang ke bumi. Jenis ornamen binatang kaki empat yang biasa ditemukan di batik adalah singa, gajah, lembu, dan lain-lain.

Selain menggambarkannya ke dalam bentuk yang sesuai dengan bentuk aslinya, terkadang pembuat batik akan menggambarkan ornamen binatang berkaki empat ke dalam bentuk yang cukup khayal dan penuh imajinasi. Beberapa contoh sederhana yaitu gajah digambarkan sebagai hewan yang memiliki sayap, lembu yang memiliki belalai, dan lain-lain.

5. Ornamen Batik Kupu-Kupu

Ornamen Batik Kupu-Kupu

Kupu-kupu termasuk ke dalam jenis hewan yang sangat indah, terlebih keberadaan sayapnya yang begitu bervariasi dan terdapat corak yang tidak sama antara satu sama lain. Akan tetapi, pada batik tidak hanya kupu-kupu saja yang bisa dijadikan ornamen, melainkan binatang kecil lain yang memiliki sayap juga dianggap termasuk ke dalam golongan ornamen kupu-kupu.

Beberapa binatang kecil tersebut diantaranya adalah bibis, kelelawar, kumbang, dan lain sebagainya. Biasanya, ornamen kupu-kupu akan dijadikan sebagai sebuah ilustrasi bahwa hewan tersebut sedang berada dalam keadaan terbang.

6. Ornamen Batik Meru

Ornamen Batik Meru

Meru merupakan sebuah kata atau istilah yang berasal dari singkatan Gunung Mahameru. Gunung tersebut semenjak zaman dahulu dianggap sebagai singgasana atau tempat tinggal keramat bagi para dewa yang berkuasa. Dewa tersebut diantaranya yakni Sang Hyang Brahma, Sang Hyang Wisnu, dan Sang Hyang Siwa yang seringkali dianggap sebagai Tri Murti.

Ketiga dewa tersebut menjadi lambang segala kehidupan, kebahagiaan, dan kemakmuran yang ada di dunia. Untuk itulah, ornamen ini dibuat dengan cara menggambarkan keberadaan bumi atau tanah yang menjadi lambang bahwa di tempat itulah seluruh kehidupan termasuk keberadaan makhluk hidup bisa beraktivitas.

7. Ornamen Batik Lidah Api

Ornamen Batik Lidah Api

Ornamen batik yang selanjutnya adalah ornamen lidah api. Ornamen ini seringkali dikaitkan dengan sebuah ambisi dan kesaktian yang dimiliki oleh seseorang ketika ingin mendapatkan hasrat yang dimilikinya. Di dalam batik, ornamen ini akan digambarkan ke dalam beberapa deretan api yang bentuknya hampir menyerupai ulat.

Ornamen lidah api biasanya diilustrasikan ke dalam dua bentuk. Bentuk yang pertama yaitu ada beberapa deretan ujung lidah api yang memanjang seperti blumbangan. Sementara itu, bentuk yang lainnya seperti deretan nyala api yang mana beberapa deretan tersebut ada yang tidak diberi motif apapun.

Baca juga :

8. Ornamen Batik Bangunan

Ornamen Batik Bangunan

Ornamen bangunan memiliki arti bahwa bangunan rumah tertentu akan digambarkan ke dalam batik dengan tujuan untuk melambangkan suatu tempat yang biasanya dipakai oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Tidak hanya rumah, namun ada pula bentuk bangunan lain seperti perahu, candi, tandu, istana, atau balai kambang yang digambarkan sesuai dengan bentuknya.

Ornamen tersebut dibuat secara lebih sederhana karena berfungsi sebagai ornamen batik tambahan semata. Akan tetapi, hampir semua bentuk bangunan tersebut dibuat dengan tampak sangat indah dan unik, seolah-olah nuansa zaman dahulu terasa sangat kental pada ornamen tersebut.

9. Ornamen Batik Naga

Ornamen Batik Naga

Ornamen naga biasanya digambarkan sebagai sebuah ular berukuran raksasa yang dianggap memiliki kekuatan sakti dan luar biasa. Bentuk kepalanya terkadang dibentuk ke dalam bentuk yang cukup aneh, seperti ukurannya sangat lebar dan memakai mahkota. Terkadang, kepala tersebut diberi gigi taring dan mulutnya terbuka seolah-olah akan menyerang musuh.

Tidak hanya itu saja, namun ornamen batik yang satu ini juga akan diberi sayap kecil di kedua sisinya. Bahkan, pada beberapa ornamen tertentu naga tersebut akan digambarkan sebagai sebuah ular raksasa yang memiliki wibawa seperti seorang raja dengan kaki yang bentuknya hampir sama seperti sebuah ayam kecil.


Jadi itulah 9 jenis ornamen pokok batik yang banyak digunakan untuk berbagai macam acara baik formal maupun non-formal. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like